Kamis, 26 April 2018 | 23:30
21

WC Pasar Alok Rusak

Water clossed (WC) sebagai fasilitas pendukung di Pasar Alok, semuanya tidak berfungsi. Selain karena kesulitan air bersih, juga karena beberapa unit WC yang ada sudah termakan usia, sehingga rusak dan tidak dapat dimanfaatkan. Akibatnya, tidak jarang orang membuang hajat di sembarang tempat, sehingga menambah jorok dalam kompleks pasar tersebut.

 
Demikian dikeluhkan Adrianus Djogo, seorang pedagang di Pasar Alok saat kunjungan kerja DPRD Sikka bersama pemerintah untuk melihat berbagai pembangunan fasilitas pendukung Pasar Alok Tahun Anggaran 2014, Selasa (31/3).

 
“Kami ini sangat kesulitan kalau mau buang air besar atau kecil di dalam pasar. Kami terpaksa pinjam WC warga di sekitar pasar ini. Semua WC rusak dan sudah lama. Adapun WC dan kamar mandi yang dibangun pemerintah tahun 2014 tidak ada air,” kata Adrianus Djogo.

 
Ia menyampaikan kepada anggota DPRD, hal tersebut para pedagang di Pasar Alok sudah berulangkali menyampaikan kepada pihak pengelola pasar. Padahal, menurut Djogo, setiap pedagang yang hendak menggunakan WC atau kamar mandi selalu membayar Rp 2 ribu untuk sekali pakai. Sementara yang mandi membayar Rp 3 ribu kepada petugas pengelola pasar tersebut.

 
Anggota DPRD Sikka Faustinus Vasco kepada para pedagang di Pasar Alok berjanji akan menampung segala keluhan yang disampaikan para pedagang pasar dan akan membahas persoalan tersebut dalam rapat dengar pendapat DPRD Sikka dengan pemerintah. “Kita tampung apa yang menjadi keluhan bapak dan mama semua dan kita akan bahas dalam rapat DPRD dengan pemerintah,” kata Vasco.

 
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka  Kenesius Didimus menyampaikan, beberapa MCK di Pasar Alok yang rusak sudah diperbaiki termasuk satu unit yang baru dibangun pada tahun 2014 untuk mengatasi kebutuhan para pedagang di Pasar Alok.

 

“Memang ada yang rusak tetapi semuanya sudah diperbaiki dan kita ada bangun baru satu unit MCK serta bangunan pelengkapnya,” kata Didimus. Ia berjanji pada Tahun Anggaran 2015 segera memperbaiki beberapa unit MCK yang rusak dan membangun beberapa unit lagi. (nus/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz