Jumat, 20 April 2018 | 17:05
20

Ubah Lahan Tidur Jadi Kebun Cabai

WARGA Kampung Tubunaus, Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengubah lahan tidur menjadi kebun cabai (lombok). Sekitar 25 hektare lahan tidur tersebut diolah 87 orang warga yang tergabung dalam lima kelompok tani (poktan) di Desa Tubuhue.

 
Penanaman perdana kebun milik Poktan Suka Maju, Hidup Baru, Oliftataf, Ingin Maju, dan Poktan Wanita Tani Kefas Tubunaus, dilakukan Bupati TTS Paul Mella didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten TTS Rambu Atanau-Mella, Selasa (30/3).

 
Nabopolasar Bansae, koordinator kelima poktan tersebut kepada VN mengatakan, ada empat hektare lahan yang ditanam dalam penanaman perdana tersebut, penanaman selanjutnya akan ditanami bertahap setiap bulannya hingga mencapai target penanaman seluas 25 hektare.

 
Pihaknya, kata Bansae, memilih membudidayakan cabai di lahan tersebut atas inisiatif sendiri, setelah melihat hasil panen 1,5 are lahan yang ditanan pertengahan 2014 lalu. “Kita tanam cabai (lombok) karena hasilnya lebih baik. Awalnya, kita uji coba tanam di 1,5 are tapi saat kita panen di November 2014-sampai Februari 2015 kemarin kita dapat Rp 20-an juta, makanya kami sepakat untuk tanam di lahan yang lebih besar lagi,” kata Bansae.

 
Bansae mengaku, penyiapan lahan, bibit, hingga irigasi lahan dilakukan secara swadaya oleh anggota poktan masing-masing. “Ini semua kami swadaya hanya pendampingan tekhnis yang oleh PPL dan Mantri Tani dari dinas, kami undang Bupati untuk tanam simbolis ini untuk memotivasi warga untuk giat saja,”katanya.

 
Adam Talan, Ketua Kelompok Tani Suka Maju mengharapkan pemerintah bisa membantu untuk memperbaiki irigasi lahan tersebut. “Kami pilih usaha ini untuk peningkatan ekonomi keluarga selama ini kami bergantung pada jagung dan pisang. Hanya irigasi yang perlu dibuat lebih baik, kami harap pemerintah bisa lihat ini,” kata Adam.

 
Bupati Paul Mella mengapresiasi inovasi warga tani yang tergabung dalam kelima poktan tersebut. “Ini bagus. Ada instruksi menteri untuk kembangkan lombok karena lombok punya harga karena banyak perusahaan industri produk makanan yang pakai lombok,” katanya.

 
Bupati Mella mengharapkan, pengelolaan lahan bisa fokus dan pemerintah dikatakan siap mendorong usaha-usaha yang digeluti poktan. “Saya akan bantu satu unit hand traktor, kalau butuh apa silakan buat usulan, kita siap bantu yang penting kerja keras,” katanya.

 
Sebelum penanaman perdana Bupati Mella melakukan pengukuhan terhadap kepengurusan kelima poktan. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK TTS Rambu Atanau-Mella menyerahkan bantuan benih cabai dan tomat kepada kelima kelompok tani tersebut. (jmi/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz