Sabtu, 21 April 2018 | 19:29
27

Tingkatkan Silaturahmi dan Gotong Royong

DALAM keanekaragaman, agama, suku, ras, dan budaya, masyarakat Kabupaten Sikka diminta meningkatkan tali silaturahmi dan semangat kegotongroyongan untuk mempererat persaudraan.
Demikian permintaan Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar, dalam sambutan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Hamid Nangatobong, Desa Nangatobong, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Selasa (14/4) siang.

 
Menurut Nong Susar, pelatakan batu pertama pembangunan masjid ini, tidak saja sebagai momentum dalam pembangunan fisik, tetapi juga sebagai sebuah momentum yang istimewa, dalam membangun secara rohani sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan masing masing.

 
DIkatakannya, pemerintah menempatkan semua rakyatnya pada posisi yang sama dan selalu menjalin hubungan silaturahmi. Hal tersebut, kata dia, adalah dari misi paket AnSar untuk membangun Satu Sikka yang Mandiri dan Sejahtera, yang didalam terdiri dari berbagai ragam suku, ras, dan agama.

 
“Kita tingkatkan silaturahmi dan semangat gotong royong dalam mewujudkan satu Sikka yang mandiri dan sejahtera. Jangan menjadikan perbedaan kecil sebagai pembatas di antara kita. Ini juga sebuah bukti bahwa tidak ada perlaukuan yang berbeda dalam sebuah perbedaan,” kata Nong Susar.

 
Ditambahkannya, makna dari satu Sikka yang mandiri dan sejahtera tidak melihat dari banyak atau sedikitnya jumlah tetapi yang terutama adalah memperbanyak kebajikan yang kian merosot.
Dalam kesempatan itu, Nong Susar juga mengimbau kepada panitia pembangunan Masjid Baitul Hamid Nangatobong, belakangan ini banyak elemen masyarakat baik perorangan maupun secara lembaga memperoleh dana dari pemerintah, selalu terjadi kesalahan dalam pertanggungjawaban keuangannya.

 

Sehingga, setiap bantuan yang diberikan oleh pemerintah bukan lagi sebagai berkah, tetapi malapetaka yang akan membawa pengurus dan panitia ke dalam proses hukum. “Hindari masalah hukum, bantuan yang diperoleh harus dimanfaatkan secara baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

 
Ketua MUI Kabupaten Sikka Abdul Rasyid Wahab menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah yang memberikan bantuan sebesar Rp 25 juta melalui dana Kesra untuk pembangunan Masjid Baitul Hamid Nangatobong. Sebab, Masjid tersebut dari tahun 1970 tidak pernah mengalami perbaikan oleh karena ketiadaan dana.

 
“Untuk diketahui bahwa Masjid ini dibangun sejak tahun 1970 dan belum pernah diperbaiki hingga saat ini. Walau dana yang dibutuhkan masih cukup banyak, namun seluruh panitia pembangunan dan jamaah Masjid Baitul Hamid Nangatobong berharap kepedulian berbagai pihak dan pemerintah dalam kelanjutan pembangunan Masjid ini,” katanya. (nus/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz