Minggu, 22 April 2018 | 18:24
24

Timah Panas Akhiri Pelarian Karolus

TIM khusus Polres Sikka Minggu (12/4) dini hari berhasil meringkus buronan pelaku begal yang kerap beraksi di Kota Maumere dan sekitarnya. Tim khusus Polres melumpuhkan Karolus Karel (35) dengan timah panas di bagian kaki dan paha bagian kiri.

 
Karolus, warga Desa Waiterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka itu, dikenal sadis dalam melakukan aksinya. Pelaku selalu mengancam dan tidak segan-segan melukai bahkan menghabisi nyawa korbannya. Ia merupakan buronan Polres Sikka karena kabur dari tahanan Mapolres November lalu.

 
Tim khusus yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Hendri Sianipar dan Kasat Intel Iptu Marsel Hale bersama tujuh anggota tim khusus mengetahui keberadaan pelaku setelah mendapat laporan dari warga setempat, langsung terjun ke lokasi persembunyian buronan Polres tersebut, Minggu (12/4) dini hari kemarin.

 
Saat penangkapan pelaku begal tersebut di kediamannya di Desa Waiterang, Karolus sempat melakukan perlawanan dengan golok dan tombak dari dalam rumahnya. Hal tersebut membuat tim langsung mengeluarkan tembakan peringatan, sebelum melepas tembakan ke arah paha dan betis bagian kiri pelaku begal itu.

 
Sianipar kepada VN menjelaskan, karena mendapat perlawanan dan ancaman dari pelaku, anggota tim khusus memberikan tembakan peringatan tiga kali, agar yang bersangkutan menyerahkan diri. Namun, rupanya tembakan peringatan petugas tidak membuat pelaku menyerah. Ia bahkan tetap melawan petugas dengan golok dan tombak. Akhirnya sniper tim khusus langsung melumpuhkan pelaku dengan tiga butir timah panas, dua tembakan di bagian paha, dan 1 tembakan pada mata kaki bagian kiri.

 
Sebelum melepaskan tembakan ke arah pelaku, tambah Kasat Reskrim, tim khusus sempat meminta bantuan istri pelaku untuk membujuknya agar menyerahkan diri. Namun, upaya tersebut tidak berhasil dan pelaku malah semakin beringas. Dikhawatirkan terjadi sesuatu dengan istrinya, petugas pun akhirnya melumpuhkan pelaku dengan melepaskan timah panas, membuat pelaku yang diduga menggunakan ilmu hitam dalam melakukan setiap aksinya akhirnya menyerah.

 
“Ketika pelaku mengetahui keberadaan polisi di sekitar rumahnya, ia langsung mengancam polisi dengan golok dan tombak dari dalam rumahnya. Anggota keluarkan tembakan peringatan tiga kali, sebelum tiga butir timah panas menembus paha dan kakinya,” kata Kasat Reskrim.

 
Menurut Kasat Reskrim, setelah dilumpuhkan, pelaku langsung dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere guna mendapat perawatan intensif. Saat dirawat kedua tangan pelaku tetap dalam keadaan diborgol yang di satukan dengan tempat tidur. Di rumah sakit juga pelaku tetap dikawal anggota Polres Sikka yang bersenjata lengkap.

 
Kasat Intel Iptu Marsel Hale mengatakan, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan di rumahnya. Barang bukti yang ditemukan di antaranya empat buah parang dan satu buah pisau, satu unit motor, 18 lembar sarung adat yang masih baru, TV 21 inch, dua peti kayu yang penuh dengan peralatan bengkel motor, aram motor, dua buah borgol, satu buah ransel berwarna hitam, satu buah senter, serta puluhan barang bukti lainnya yang diduga hasil begal selama ini. (R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz