Jumat, 20 April 2018 | 17:04
22

Tiga Instansi Raih Penghargaan

WALI Kota Kupang Jonas Salean, saat peringatan HUT ke-19 Kota Kupang,  memberikan penghargaan kepada dua kepala dinas dan satu kepala badan di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang sebagai dinas dan badan terbaik. Dua dinas yang meraih penghargaan yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Sosial, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Kupang.

 
Penghargaan diberikan kepada dinas dan badan tersebut atas prestasi kerja mereka yang dinilai sangat bagus menjalankan program dan kegiatan dalam mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang. Atas prestasi itu, Wali Kota memberikan bonus masing-masing Rp 5 juta.

 
Kepala Dinas Sosial dr Joice Kansil usai menerima penghargaan dari Wali Kota, Sabtu (25/4) mengatakan, dengan penghargaan yang diberikan, Dinas Sosial akan bekerja lebih keras lagi untuk mengatasi masalah kesejahteraan sosial di Kota Kupang.

 
“Ini tanggung jawab yang harus dilaksanakan sehingga masyarakat Kota Kupang puas dengan pelayanan sosial yang diberikan Dinas Sosial,” katanya. Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Kupang Idrus Mochtar yang mewakili Kepala BPM Kota Kupang Felixberto Amaral menerima penghargaan mengatakan, penghargaan itu merupakan cambuk untuk meningkatkan kenerja.

 
Sebagai badan yang ditugaskan menyalurkan Dana PEM, BPM dituntut untuk bekerja maksimal agar dana tersebut dapat tepat sasaran dan penggulirannya lancar. Sementara Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Obed Kadji mengatakan, penghargaan merupakan motivasi dan tantangan.

 

Penghargaan juga bukan hanya kepada kepala dinas, tetapi kepada semua staf di dinas, baik yang berstatus PNS maupun tenaga honor. Mereka semua telah bekerja keras untuk menangani masalah sampah di Kota Kupang. Sehingga, penghargaan tersebut juga semakin memotivasi mereka untuk bekerja lebih giat lagi menjaga kebersihan.

 
Obet mengaku, dalam menangani masalah kebersihan, ada satu masalah krusial yang dihadapi dinas, yaitu kesadaran masyarakat dalam membuang sampah. Sering ditemukan para pengguna mobil yang membuang sampah dari atas mobil. Ia bahkan pernah menegur pengendara yang membuang sampah dari dalam mobil. “Itu merupakan tantangan besar yang harus dihadapi dan di atasi ke depan,” katanya.

 
Dia juga meminta semua komponen di masyarakat, baik komponen pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat, agar bisa bersinergi dalam menata dan mengelola sampah di Kota Kupang.

 

Upaya yang dilakukan adalah memberi penyadaran kepada warga Kota Kupang melaui caranya masing-masing, agar membuang sampah pada tempatnya, dan memisahkan sampah palstik, sampah basah dan kering. “Kalau kita bersama, saya optimistis sampah di Kota Kupang akan mudah diatasi,” ujarnya. (S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz