Jumat, 27 April 2018 | 08:45
40

Terminal Redamata Jadi Pasar

TERMINAL Redamata, Kota Tambolaka yang seharusnya menjadi tempat parkir mobil dan bus angkutan pedesaan berubah menjadi arena pasar. Para pedagang memanfaatkan area terminal untuk menjajakan jualannya. Hal itu menyebabkan terminal itu tidak teratur dan terkesan semrawut.

 
Pantauan VN, Rabu (8/4) siang, para pedagang sayur dan pedagang hewan menjadikan terminal tersebut sebagai arena transaksi jual beli babi, kuda, dan kambing. Keberadaan para pedagang tersebut menyebabkan para supir enggan memarkirkan kendaraannya di dalam area terminal.

 
Petrosia, salah satu pedagang sayur mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa berjualan di dalam area terminal karena kesulitan untuk mendapatkan lapak jualan di dalam Pasar Redamata.
Selain itu, kata dia, berjualan di area terminal itu lebih laris ketimbang di dalam pasar.

 
Ande, salah satu supir angkutan umum jurusan Waikabubak-Waitabula mengungkapkan bahwa mereka kesulitan untuk mendapatkan tempat memarkir kendaraan di dalam terminal karena sudah dikuasai oleh para pedagang sayur dan sembako. “Kami tidak bisa parkir lagi mobil di dalam sekarang, kami tidak tau kalau sekarang ini sebenarnya terminal atau pasar,” paparnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa karena kesulitan, maka mereka memarkir mobilnya di pinggir jalan yang sering kali menimbulkan kemacetan.

 
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat Daya Melky Dendo mengatakan bahwa selama ini pihaknya sangat kesulitan menegakkan fungsi terminal akibat ulah para pedagang yang keluar dari Pasar Redamata dan menggelar jualannya di area parkir. “Kita selalu tertibkan dan arahkan mereka kembali berjualan di dalam area pasar, namun keesokan harinya pasti kembali lagi,” ujarnya.

 
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pihaknya hanya mengatur lalulintas dan bukannya pedagang pasar. Oleh karena itu, dia mengharapkan ada kerja sama antara dinas terkait untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.  Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan SBD Zakarias Natara yang dikonfirmasi belum dapat memberikan komentar terkait permasalahan ini.

 
Di tempat lain, Komandan Satuan Pol PP Kabupaten SBD Benyamin Kaba yang dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya siap untuk bekerja sama menertibkan para pedagang yang berjualan secara sembarangan di dalan Terminal Kota Tambolaka jika diminta. (mg-11/C-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz