Minggu, 22 April 2018 | 18:08
Ilustrasi orang meninggal dunia (ist.)
Ilustrasi orang meninggal dunia (ist.)

Semalam Menghilang, Marinus Ditemukan Meninggal

MARIANUS Mboro Nggaina (38), pria berdarah Sumba ditemukan sudah tak bernyawa di Kali Dendeng, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (13/3).

Ia sempat menghilang sehari setelah pada Sabtu (13/3) pamit dari istrinya untuk pergi menanam pisang di kebun miliknya. Korban yang tidak kunjung pulang, akhirnya ditemukan sudah mengambang tak bernyawa di Kali Dendeng.

Nelci Selan, istri korban kepada VN mengatakan, suaminya pamit dari rumah untuk menanam pisang di kebun mereka pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 18.00 Wita.

“Dari kemarin sore pigi kebun bawah besi gali bilang mau tanam pisang tapi tidak pulang,” ungkapnya.
Semenjak pamit ke kebun tersebut, kata Nelci, suaminya tidak pulang. Karena tidak pulang, pada malam harinya, pihak keluarga menyusul korban ke kebun yang tidak jauh dari kali tersebut. Namun, di sana korban tak juga ditemukan.

Setelah tak menemui korban di kebun tersebut, keluarga memutuskan untuk pulang. “Kitong pigi panggil-panggil tapi karena tidak ada, kitong pulang” kisah Nelci.

Nelci mengaku kaget dan shok setelah mendegar kabar suaminya ditemukan sudah tidak beryawa.
Nimrot Anin, salah seorang saksi mengatakan, jasat korban ditemukan saat sedang berenang di kali tersebut. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap.

Dikatakannya, saat ditemukan, mereka kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada aparat desa setempat. “Awalnya kitong takut angkat tapi atas pertujuan aparat desa, kami lalu berenang untuk mengambil jasat korban,” kata Nimrot.

Saat ditarik ke tepi kali, katanya, tampak luka di bagian kepala dan bibir korban.
Kapolsek Kupang Tengah Iptu Ivans Drajat yang dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani Polsek. Iptu Ivans mengatakan bahwa sesuai hasil visum luar, memang ditemukan beberapa luka di bagian kepala dan bibir korban.

Namun, menurutnya, luka tersebut bukan tanda-tanda kekerasan. Akan tetapi, luka tersebut akibat digigit oleh ikan-ikan di kali tersebut. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban mati karena tenggelam,” ungkap Ivans.

Polisi, katanya, sudah menyerahkan jasat korban ke pihak keluarga untuk dimakamkan karena pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan iklas.

Sesuai informasi yang dihimpun, selama hidupnya, korban tidak pernah bertikai dengan warga sekitar. Korban dikenal sangat rajin. Setiap hari selalu berkebun di kebun tersebut. (wan/H-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz