Kamis, 26 April 2018 | 23:34
20

Satgas Pamtas Peduli Warga Perbatasan

RASA cinta tanah air, tidak sebatas diabdikan dalam tugas bela negara, tetapi bisa diwujudkan dalam memberi perhatian dan kepedulian terhadap warga perbatasan RI dan Republic Democratic Timor Leste (RDTL).

 

Demikian pesan dan kesan yang mengemuka dari kegiatan peduli warga perbatasan yang dilaksanakan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL di wilayah perbatasan RI-RDTL Dusun Metamauk, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Selasa (7/2).

 
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-RDTL Lektol (Inf) Yudhi Gumilar mengatakan, kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan satgas setelah dua kegiatan terdahulu yakni di Oepoli Kabupaten Kupang, Desa Aplal, Eban, Kabupaten TTU, dan Desa Metamauk, Kabupaten Malaka.

 
“Ini program ketiga yang dilakukan satgas di sektor yakni Sektor Timur, Tengah, dan sekarang Barat, khususnya di Metamauk. Kebetulan minggu kemarin terjadi bencana banjir di sini sehingga kita fokuskan di sini (Metamauk),” kata Yudhi ketika ditemui VN usai kegiatan bakti sosial, siang kemarin.

 
Yudhi mengatakan, kegiatan peduli akan dilakukan dalam bentuk bakti sosial yang terdiri dari empat jenis kegiatan, yakni penanaman pohon, pengobatan gratis massal, dan anak sehat dan cerdas. Penanaman pohon akan dilakukan secara simbolis yang melibatkan semua stakeholder yakni pemerintah, Polri, tokoh agama dan media massa.

 

Sedangkan pelayanan kesehatan dilakukan dengan pengobatan gratis kepada kurang lebih 500 warga perbatasan yang didahului dengan pemeriksaan kesehatan. Layanan kesehatan didukung empat tenaga dokter satgas pamtas dan para tenaga medis Puskesmas Alas. Kegiatan lain adalah pembagian pasta gigi dan sikat gigi serta alat tulis kepada kurang lebih 100 siswa SDN Metamauk.

 
Ke depan, kata Yudhi akan dilakukan program keliling di tiga wilayah tugas, baik itu dengan kegiatan bakti sosial maupun juga dengan penyediaan bahan sandang yakni pakaian layak pakai kepada warga perbatasan sebagaimana yang sudah di Aplal Kabupaten TTU.

 
Dandim 1605 Belu Letkol (Inf) Mochammad Nanang Nazmudin mengharapkan, aparat TNI yang ditugaskan di perbatasan tetap menjaga komunikasi dan jalinan kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah setempat.  Hal ini, lanjutnya dimaksudkan untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan tugas  dan memberi motivasi kepada masyarakat untuk terlibat dalam menciptakan keamanan sepanjang jalur perbatasan.

 
Maternus Bere, warga Metamauk menyatakan rasa bangga atas perhatian dan kepedulian anggota dan pimpinan Satgas Pamtas kepada masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.  Menurut Maternus, kegiatan ini sangat positif. Sehingga dia berharap masyarakat bisa memaknai untuk bekerja sama dengan petugas keamanan di perbatasan untuk menciptakan situasi yang kondusif. (R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz