Kamis, 26 April 2018 | 23:37
70

RS Borromeus Gelar Operasi Gratis

SEBANYAK 34 pasien, terdiri dari 12 pasien bibir sumbing dan 22 pasien luka bakar akan menjalani operasi gratis yang dilaksanakan RS St Carolus Borromeus, Kupang. Operasi yang berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu (9-11/4) itu atas kerja sama RS St Carolus Borromeus dan Yayasan Sinar Pelangi Jakarta dan dukungan dari Bank NTT.

 

Hal itu disampaikan Direktur RS St Carolus Borromeus dr Herly Soedarmadji di sela-sela kegiatan itu, Kamis (9/4). Menurut Herly, pasien yang dioperasi tidak hanya dari Kota dan Kabupaten Kupang. Ada juga pasien dari Kabupaten TTU dan Belu, serta dari Adonara, Kabupaten Flores Timur.

 

Para pasien tersebut ditangani oleh tiga dokter ahli dari Yayasan Sinar Pelangi yakni dua dokter ahli bedah plastik dan satu dokter anestesi serta satu penata anestesi, ditambah dokter-dokter
di RS St Carolus Borromueus. Dia menjelaskan, sebenarnya yang mendaftar untuk mengikuti oprasi gratis sebanyak 60 orang. Namun, sisanya tidak bisa mengikuti operasi karena pada tahap screening diketahui hemoglobinnya (HB) terlalu rendah.

 

Ada juga pasien bibir sumbing yang tidak bisa dioperasi karena menderita batuk dan pilek. Pasien yang dioperasi, setelah dioperasi tidak langsung diizinkan pulang karena pertimbangan perawatan. “Mereka akan dirawat di dua sampai tiga hari, bahkan bisa lima hari post operasi, baru bisa dipulangkan,” katanya.

 
Meski hanya dilayani oleh tiga dokter ahli ditambah dokter dari RS St Carolus Borromeus dan relawan dari Belanda, Herly yakin, semua pasien bisa terlayani. Kalaupun ada pasien yang tidak terlayani, maka akan dilayani pada Oktober mendatang. “Kalau ada yang tidak tercover, maka akan diover ke Oktober nanti,” jelasnya. Rencananya, lanjut Herly, setiap tahun diadakan dua
kali operasi gratis yakni pada April dan Oktober. Waktu ini diupayakan dipatenkan agar masyarakat mengetahui jadwal operasi.

 

Dia menambahkan, selain bibir sumbing dan luka bakar, ada juga pasien katarak yang mendaftar. Walau tidak dilayani, menurut Herly, mereka tetap didaftar, sehingga bila ada kesempatan operasi katarak, mereka mendapatkan kesempatan pertama. Dirut Bank NTT Daniel Tagu Dedo yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih karena Bank NTT dilibatkan dalam kegiatan operasi tersebut.

 
Menurut Tagu Dedo, Bank NTT juga akan melaksanakan operasi gratis bagi penderita katarak dari seluruh NTT. Karena itu, dia meminta pihak RS St Carolus Borromeus mendaftarkan dan menyiapkannya agar bisa dilaksanakan secara serentak. (tyo/R-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz