Kamis, 26 April 2018 | 23:33
FOTO HAL 03 POLHUM RPK 200415 copy

RPK Gelar Pelatihan Ansos

SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap berbagai fenomena sosial yang terjadi di tengah masyarakat, Rumah Perempuan Kupang (RPK) memberikan pelatihan analisa sosial (Ansos) kepada dua kelompok masyarakat.

 
Dua kelompok masyarakat yang mendapat pelatihan Ansos tersebut yakni kelompok Kasih Ibu berasal dari Kelurahan Lasiana, dan Kelompok Perempuan Sejahtera (KPS) dari Kelurahan Nefonaek. Pelatihan Ansos tersebut dilaksanakan di Hotel Olive, Jumat dan Sabtu (17-18/4).

 
Direktris RPK Libby SinlaeloE, Sabtu (18/4) mengemukakan, tujuan pelatihan tersebut supaya kelompok masyarakat sipil khususnya kaum perempuan memiliki pemahaman dan pengetahuan praktis soal analisa sosial. Dengan adanya pemahaman dan pengetahuan praktis tersebut, kaum perempuan yang tergabung dalam kelompok tersebut dapat melakukan analisa sosial yang sederhana terhadap berbagai fenomena yang ada di lingkungan mereka.

 
“Kami berharap dengan adanya pelatihan Ansos, ibu-ibu yang tergabung dalam dua kelompok tersebut dapat mengalikasikan pengetahuan mereka walau sederhana dalam merespons fenomena dan kondisi yang terjadi di lingkungan mereka,” kata Libby.

 
Fasilitator kegiatan Ansos tersebut Adi Nange mengemukakan, pengetahuan dan pemahaman mengenai Ansos sangat bermanfaat karena kelompok masyarakat sipil tersebut, dapat memetakan persoalan sosial yang terjadi di lingkungan dengan akurat dan objektif.

 
Selain itu, kata Adi Nange, untuk mengetahui berbagai permasalahan tatanan sosial di masyarakat diperlukan sebuah analisis sosial. Tujuan akhir dari analisis sosial tidak hanya untuk mengetahui saja, namun juga menawarkan solusi bagi permasalahan tersebut.

 
Fasilitator lainnya Paul SinlaeloE mengatakan, analisis sosial merupakan usaha untuk menganalisis sesuatu keadaan atau masalah sosial secara objektif. Analisis sosial diarahkan untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai situasi sosial dengan menelaah kaitan-kaitan historis, struktural, dan konsekuensi masalah.

 
Analisis sosial tersebut, kata aktivis antikorupsi tersebut,  mempelajari struktur sosial, mendalami fenomena-fenomena sosial, kaitan-kaitan aspek politik, ekonomi, budaya dan agama. (yes/R-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz