Sabtu, 21 April 2018 | 19:27
FOTO HAL REGIONAL 180415 MALAKA (1) copy

Rp 82 Juta untuk Perjalanan Sail

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Kupang mengajukan penggunaan dana mendahului perubahan APBD 2015 sebesar Rp 82 juta. Usulan dana itu untuk membiayai perjalanan Wakil Wali Kota Kupang Herman Man menghadiri pertemuan internasional Asia Pasifik membahas Sail di Singapura.

 
Usulan dana itu terungkap dalam rapat Komisi I DPRD Kota Kupang dengan Pemkot Kupang di ruang rapat Komisi I Dewan Kota, Jumat (17/4). Rapat dipimpin Ketua Komisi Zeyto Ratuarat didampingi Wakil Ketua Komisi I Mosen Mandala, dan Sekretaris Adrianus Talli.

 

Hadir pula anggota Komisi I Maudy Jeaneta Denga, Desiderius Patiwua, dan Dominikus Tauso. Dari Pemkot hadir Asisten II Djama Mila Meha, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Jhoni Bire, Kepala Bagian Keuangan Ariance Baun, bersama sejumlah staf.

 
Zeyto mengatakan, proses pembahasan penggunaan anggaran mendahului pembahasan dan penetapan APBR perubahan harus melalui mekanisme. Setelah diusulkan oleh pemerintah, maka Komisi I sebagai mitra kerja membahasnya bersama. Namun, pembahasan di tingkat komisi tidak serta merta langsung menyetujui permintaan pemerintah.

 
Karena, mekanismenya, dari komisi, jika disetujui maka harus dilanjutkan ke Badan Anggaran (Banggar) untuk dibahas usulan pemerintah tersebut. “Alokasi anggaran memang harus dilaksanakan sesuai nomenklatur, anggaran tak bisa digunakan tak sesuai nomenklatur anggarannya. Harapan kami, ini dapat dipertahankan terus ke depan dalam rangka tertib administrasi,” katanya.

 
Menurutnya, Kota Kupang diberikan penghargaan sebagai koordinator Sail Indonesia. Karena itu, kepercayaan itu harus didukung agar dapat terlaksana baik melalui koordinasi dan komunikasi yang baik.

 
Padron Paulus, anggota Komisi I menyesalkan terlambatnya pengajuan usulan penggunaan anggaran mendahului penetapan tersebut. Seharusnya, jika pemerintah memandang agenda tersebut penting, sudah harus diajukan sejak awal. Apalagi, surat sudah diterima sejak 30 Maret lalu.

 
Menurutnya, dengan diajukan permohonan lebih awal, dapat dibahas dalam masa sidang. Namun, lanjutnya, mengingat pentingnya agenda kegiatan yang dihadiri, maka secara pribadi dia menyetujui pengajuan penggunaan dana Rp 82 juta sebelum pembahasan perubahan APBD 2015.

 
Desiderius Patiwua mengatakan, walau sudah disampaikan, tapi jalurnya dalam penggunaan anggaran mendahului perubahan harus melalui jalur, dan harus atas persetujuan Dewan dan harus dibahas. Ini kegiatan penting, dalam memperkenalkan Kota Kupang ke dunia luar lewat Aswindo. Karena itu, dia menyetujui penggunaan sejumlah anggaran untuk mendukung kegiatan dimaksud.

 
Adrianus Talli mengatakan, untuk mendukung hal yang baik bagi masyarakat, anggaran berapapun tak jadi soal, dan harus tetap pertahankan agar Sail tetap singgah di Kota kupang. Tetapi, katanya, yang disesalkan, kenapa surat sudah masuk sejak 30 Maret kenapa tidak diproses sejak awal. Apalagi, ini perjalanan ke luar negeri, maka harus dijabarkan secara benar agar tak menyimpang dari ketentuan. (S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz