Jumat, 20 April 2018 | 16:56
10

Polres Kota-Stikom Uyelindo Jalin Kerja Sama IT

DALAM mengungkap berbagai tindak kriminal melalui jaringan informasi dan teknologi (IT), pihak Polres Kupang Kota menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Uyelindo.  Wujud kerja sama dimaksud dilakukan melalui penandatanganan MoU antara Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin dan Ketua STIKOM Kupang Bruno Sukarto, di kampus STIKOM Uyelindo Kupang, Selasa (31/3).

 
Ketua STIKOM Kupang Bruno Sukarto mengemukakan, kesepakatan bersama antara kedua lembaga ini sebagai bentuk kerja sama IT dalam rangka pemberdayaan sumber daya sehingga dapat bermanfaat positif. “Kita perlu memberi pemahaman pada masyarakat bahwa teknologi bukan saja mendatangkan kebaikan tapi bisa menyusahkan jika disalahgunakan,” ujarnya.

 
Diakuinya, jika masyarakat belum memahami dengan baik mengenai teknologi, sehingga kerja sama dimaksud merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari STIKOM Uyelindo. “Teknologi, bisa mempermudah tapi juga bisa membawa kesulitan,” tandasnya.

 
Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin mengatakan, kerja sama dilakukan dalam rangka penanganan kasus-kasus dan hal lainnya. Polres Kupang Kota berkomitmen membangun kerja sama dengan semua komponen untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Kupang.

 
Mantan Kapolres Ende ini mengakui, kalau ada sejumlah kasus menyangkut teknologi informasi yang ditangani Polres Kupang Kota melalui media sosial maupun teknologi lainnya. Polresta ingin mengungkap kasus tersebut seperti penyebaran foto bugil melalui BBM dan media lainnya. Selain itu kasus pencemaran nama baik melalui media sosial.

 

Ada pula modus penipuan seperti belanja online menjadi tantangan bagi polisi untuk menindaklanjutinya. “Saya yakin STIKOM Uyelindo  mempunyai banyak ahli untuk mendukung polisi sehingga meringankan tugas polisi. Polisi butuh keterangan ahli dalam mengungkap kasus ini,” tegas mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda NTT ini.

 
Kapolres Kupang Kota juga berharap, dengan adanya keterangan ahli mempermudah dan mempercepat penanganan kasus. “Kita perlu bangun kerja sama dengan STIKOM karena kita butuh keahlian STIKOM mengungkap kasus-kasus yang ada sambil berharap agar kerja sama ini bisa berjalan baik,” ujarnya. (tia/S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz