Kamis, 26 April 2018 | 23:25
11

PLN kembali Janji Pertengahan Mei Listrik Aman

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Kupang kembali menebar janji bahwa listrik di Kota Kupang bakal aman usai proses perawatan mesin 15 Mei mendatang. Daya listrik untuk memenuhi beban puncak di Kota Kupang dan sekitarnya 55 mega watt (MW) masih kekurangan lima MW akibat masih dilakukan perawatan sebuah mesin, sehingga sering terjadi pemadaman.

 
Demikian dikatakan Manajer PLN Area Kupang Maria Gunawan dalam diskusi terbatas yang digelar Ombudsman Perwakilan NTT dengan PLN di Restoran In and Out, Kamis (23/4).
Dia menjelaskan, idealnya daya listrik untuk melayani sistem Kupang di atas 70 MW. Namun, saat ini daya listrik PLN untuk wilayah Kota Kupang dan sekitarnya hanya 50 MW, sementara beban puncak 55 MW. “Masih defisit lima MW, sehingga masih saja terjadi pemadaman secara bergilir,” kata Maria.

 
Maria mengakui, beban puncak ini tidak hanya terjadi pada malam hari, namun juga siang hari. Beban puncak siang hari mencapai 48.050 kilo watt (KW) dari daya mampu 37.350 KW. “Saat ini sedang dilakukan perawatan mesin berkapasitas lima MW. Perawatan ini juga ikut memberikan andil dalam pemadaman listrik secara bergilir selama beberapa pekan terakhir ini,” katanya.

 
Dia mengakui, pasokan listrik baru akan kembali normal setelah proses perawatan pembangkit yang diperkirakan selesai pada 15 Mei dan adanya rencana penambahan daya pada 15 Juni. Jika rencana ini berjalan sesuai dengan jadwal, maka daya listrik untuk melayani sistem Kupang bisa ditingkatkan hingga 75 MW.

 
Manajer Niaga PLN Wilayah NTT Rino menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan, PLN Wilayah NTT manargetkan, pemakaian listrik pintar atau prabayar 100 persen pada 2015. “Pemanfaatan listrik pintar atau prabayar sudah 70 persen. Kita targetkan tahun ini 100 persen,” kata dia.

 
Plt Kepala Perwakilan Ombudsman NTT Darius Beda Daton meminta PLN untuk menghargai keluhan akan pemadaman listrik di Kota Kupang dan NTT pada umumnya. Selain itu, dia meminta agar masyarakat mendukung PLN dalam menerapkan listrik pintar.

 
Sejumlah masyarakt Kota Kupang meminta agar PLN tidak hanya menebar janji. “Kali lalu sudah janji sekarang janji lagi tanggal 15 Mei. Kami tidak percaya lagi dengan janji, PLN itu. Mereka habis di janji tetapi tidak meningkatkan pelayanannya,” ujar Serafino Tanaan, warga Nunbaun  Dela, Kota Kupang itu.

 
Dia menambahkan, terkait target 100 persen listrik pintar tidak menyelesaikan persoalan pemadaman. “Saat ini seharusnya memperhatikan pelayanan yang mandek dengan adanya pemadaman ini. Jangan buat program baru tetapi pelayanan tidak becus karena pemadaman juga terus berjalan,” tegasnya. (C-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz