Jumat, 20 April 2018 | 17:03
13

Peserta Tes Polri Membludak

PENERIMAAN calon anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Akademi kepolisian (Akpol), Brigadir, dan Tantama di lingkup Polres Kupang Kota masih terus dilakukan hingga pendaftaran terakhir pada 2 Mei mendatang. Peminat yang mau ikut tes calon Polri sangat banyak.

 
Selasa (28/4), calon polri yang telah mendapatkan nomor pendaftaran sebanyak 330 orang calon Brigadir, yang terdiri dari 59 orang perempuan dan 271 orang laki-laki. Sementara calon Akpol sebanyak 15 orang yang terdiri dari dua orang perempuan dan 13 orang laki-laki, serta calon Tantama sebanyak 68 orang.

 
Panitia Pendaftaran Calon Polri Brigpol Nina Je mengatakan, setiap calon peserta yang akan mendaftar harus memenuhi tes administrasi yang berupa kelengkapan dokumen sesuai dengan ketentuan. Di samping itu, tinggi badan menjadi penentu yang harus diperhatikan oleh para peserta.

 

Pasalnya, jika tinggi badan peserta kurang dari satu centimeter saja, maka dinyatakan gugur. “Ketentuan bagi para peserta untuk perempauan tinggi badannya 160 centimeter, sedangkan untuk laki-laki minimal 165 centimeter. Penentuan tinggi badan dilakukan oleh panitia dari RS Bhayangkara dengan alat ukur tinggi badan, sehingga para peserta harus mempersiapkan diri dan memperhatikan tinggi badannya,” jelasnya.

 
Selain dari RS Bhayangkara, panitia lainnya dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, yang akan menilai kriteria peserta dari ketentuan berdomisili minimal dua tahun lamanya di Kota Kupang. “Jika ada peserta yang masa domisilinya kurang dari dua tahun maka akan didiskualifikasi dan tidak dapat melanjutkan seleksi,” ujarnya.

 
Bahkan Dinas PPO Kota Kupang juga turut terlibat untuk melihat keabsahan dan legalitas ijazah dari para peserta terlebih yang menamatkan pendidikannya di SMA/SMK wilayah Kota Kupang.
Salah satu peserta Kristo Lay mengatakan, dirinya sangat berniat untuk bergabung menjadi anggota Polri dengan mengambil tes sebagai Calon Brigadir.

 
“Sebelumnya, saya telah mengikuti tes namun belum beruntung, sehingga saya ingin mencoba lagi. Saya yakin bahwa akan lolos pada kesempatan ini. Saya berusaha melakukan persiapan yang matang untuk mengikuti tes ini,” ujarnya.

 
Dia menilai, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penerimaan anggota Polri tahun lebih baik dan semua calon peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti tes ini. “Panitia penerimaan calon polri lebih selektif dalam menyeleksi setiap peserta serta lebih transparan terhadap mekanisme penerimaan Polri,” ujarnya.

 
Peserta lainnya Stef mengatakan baru pertama kali mengikuti seleksi penerimaan Polri. “Kami mendaftar dan memasukkan persyaratan administrasi, kemudian panitia melakukan seleksi tinggi badan. Setelah itu kami menunggu hingga panitia memanggil untuk melakukan verifikasi data ulang,” ujarnya. (S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz