Jumat, 27 April 2018 | 08:35
21

Pertamina Siap Launching Pertamina Dex

PT PERTAMINA (persero) siap melaunching bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex dan Pertamina Plus pada awal Mei mendatang. Untuk awal, kedua produk bahan bakar yang ramah lingkungan dan lebih efisien itu akan diisi pada 10 SPBU di NTT.
Demikian disampaikan Marketing Branch Manager Pertamina NTT Haryanto Tato kepada VN, Selasa (14/4), saat ditemui di ruang kerjanya. Menurutnya, Pertamina Dex merupakan jenis bahan bakar yang cocok untuk teknologi kendaraan diesel saat ini, seperti Fortune, Ford Ranger, Innova Diesel, dan lain-lain. Kelebihan Pertamina Dex dibandingkan solar biasa (subsidi) adalah pada kandungannya.

 
Di NTT, kata Tato, produk Pertamina Dex akan disuplai dari Denpasar dan Surabaya ke 10 SPBU yang ada di wilayah Flores maupun Timor. “Sosialisainya akan dilakukan pada akhir April mendatang karena target marketnya selain untuk kendaraan bermotor diesel modern, juga untuk industri rumah tangga yang menggunakan genset seperti hotel atau rumah sakit,” jelasnya.

 
Harga jualnya, kata dia, juga fluktuatif mengikuti pergerakan nilai tukar dolar dan harga minyak dunia. “Untuk saat ini, harga jual per liter di wilayah Jakarta Rp 11 ribu. Namun, untuk program launchingnya kami akan memberikan harga diskon kepada masyarakat,” ungkapnya.

 
Sementara itu, Pertamax Plus merupakan bahan bakar minyak yang cocok juga untuk kendaraan-kendaraan masa kini. “Kalau kita lihat motor-motor sekarang, kalau menggunakan Pertamax Plus akan terasa bedanya lebih kencang, lebih irit, dan juga lebih bersih,” tuturnya.

 
Harganya saat ini untuk wilayah Kota Kupang diestimasikan dengan harga Pertamax. Harga Pertamax saat ini yaitu Rp 10.550, untuk Pertamax Plus biasanya di atas Rp 300 dibandingkan harga Pertamax jadi prediksinya sekitar Rp 10.800 sampai Rp 10.900.  “Target kita akan kita launching bersama dengan Pertamina Dex, jadi kalau bukan akhir April maka awal Mei,” tutupnya.

 
Beberapa warga Kota Kupang mengaku menyambut baik hadirnya produk terbaru Pertamina itu di Kota Kupang. “Kita menyambut baik kehadiran produk-produk itu, tetapi kita harapkan harganya tidak melambung yang dapat berdampak pada harga barang dan mempersulit kebutuhan masyarakat akan BBM,” ungkap Sarto Bising, warga Oesapa, Kota Kupang. (C-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz