Sabtu, 21 April 2018 | 19:20
foto km umsini saat sandar perdana di lewoleba

Pelabuhan Lewoleba Perlu Diperpanjang

Pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata perlu diperpanjang dari existing 138 meter, ditambah 130 meter ke arah barat dan sisi darat untuk peti kemas dan pergudangan sesuai masterplan Pelabuhan Lewoleba. Hal itu dilakukan untuk menyukseskan Program Nasional Tol Laut.

 
Pelabuhan Lembata adalah salah satu dari empat pelabuhan di NTT yang masuk dalam Program Nasional Tol Laut. Selain Pelabuhan Lewoleba, pelabuhan Reo, Maumere, Rote Ndao dan Sabu Raijua masuk dalam dalam Program Nasional Tol Laut.

 
Plt Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kabupaten Lembata Basilius Boli di Lewoleba, Senin (6/4), mengatakan, Lembata dalam Program Nasional Tol Laut sudah menjadi salah satu dari empat pelabuhan di Provinsi NTT yang ditunjuk Pemerintah Pusat untuk Program Nasional Tol Laut.

 
“Sudah disurvei oleh tim Tol Laut Nasional dan direncanakan akan dilaunching dalam waktu dekat. Tim survei Tol Laut merekomendasikan agar kondisi existing Pelabuhan Lewoleba dengan panjang 138 meter masih perlu ditambah 130 meter ke arah barat dan sisi darat untuk peti kemas dan pergudangan sesuai masterplan Pelabuhan Lewoleba,” ujarnya.

 
Menurut Boli, kepastian pengerjaan penambahan panjang pelabuhan merupakan kewenangan Pusat yang akan disampaikan pada saat lounching nanti. Sebelumnya, Direktur Transportasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang Prihartono mengatakan, pemerintah tengah mempercepat pembangunan Tol Laut. Menurutnya, yang dilakukan pemerintah saat ini adalah membangun sarana dan prasarana fisik untuk mempercepat Tol Laut secara keseluruhan. (mi/C-1).

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz