Jumat, 20 April 2018 | 17:01
Pembalap Repsol Honda Dani 2
Istimewa

Pedrosa Juara, Lorenzo Jaga Asa

DANI Pedrosa tampil luar biasa di Moto-GP Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Sepang, kemarin. Pembalap tim Repsol Honda tersebut menjadi yang tercepat untuk menyelesaikan lomba selama 20 putaran.

Pedrosa finis di posisi pertama dengan waktu 40 menit, 37,691 detik. Itu merupakan kemenangan ketiga Pedrosa di Sepang setelah merebut kemenangan pada 2012 dan 2013.

“Ini balapan yang luar biasa. Se­nang bisa mempersembahkan kemenangan ini kepada tim setelah melalui musim yang sulit. Kami mampu bang­kit dan melalui balapan dengan sangat baik,” tegas Pedrosa.

Kemenangan Pedrosa di Sepang me­mang telah diprediksi. Sejak ba­bak kualifikasi, Pedrosa telah menunjukkan performa terbaik dengan merebut pole position.

Saat lomba, dominasi Pedrosa kem­bali berlanjut. Start dari posisi ter­depan, Pedrosa langsung melesat un­tuk memimpin perlombaan.

Upaya pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo untuk mengejar Pe­dro­sa tidak berhasil. Lorenzo akhirnya harus puas finis di posisi dua ter­p­aut 3,612 detik dari Pedrosa. Adapun posisi ketiga ditempati rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi, yang membukukan waktu 40 menit, 51,415 detik.

Bagi Pedrosa, itu merupakan kemenangan keduanya di musim balap tahun ini setelah menjadi juara di Mo­to-GP Jepang, 11 Oktober lalu.

“Merupakan hal yang istimewa meraih satu kemenangan dalam lomba basah (di Motegi) dan satu ke­menangan dalam lomba kering (Sepang),” imbuhnya.

Di sisi lain, walau gagal menjadi juara, Lorenzo gembira bisa finis di posisi kedua dalam Moto-GP Malaysia. Tambahan 20 poin membuat Lorenzo kini memangkas selisih menjadi tujuh poin dengan Rossi yang masih memimpin klasemen dengan 312 poin.

“Itu merupakan lomba yang sangat berat. Suhu sangat panas dan sangat sulit untuk menyelesaikan lomba,” jelas Lorenzo.

Hasil di Sepang membuat peluang Lorenzo merebut juara dunia tahun ini terbuka lebar. Pasalnya, seri ter­akhir yang akan menjadi penentuan akan berlangsung di Valencia sehingga peluang Lorenzo untuk mengalahkan Rossi sangat besar. Berlomba di depan pendukungnya sendiri di Valencia dipastikan akan menambah motivasi Lorenzo untuk merebut juara dunia di kandang.

Berat di Valencia

Sebaliknya bagi Rossi, hanya ung­gul tujuh poin dari Lorenzo mem­buat perjuangannya di Valencia ma­kin berat. Agar tidak kehilangan ge­lar juara dunia yang sudah di de­pan mata, the Doctor setidaknya harus finis di belakang Lorenzo dalam lomba di Valencia dua pekan mendatang.

“Hasil di Valencia akan membuat lomba di Valencia menjadi lebih sulit,” ujar Rossi.

Terlebih the Doctor akan memulai balapan di Valencia dari posisi paling belakang. Hal itu merupakan hu­kuman yang dijatuhkan kepada pembalap Italia tersebut menyusul ulahnya menendang pembalap Rep­sol Honda Marc Marquez di lap ke­enam. Tidak hanya itu, Rossi juga terkena hukuman pengurangan tiga poin.

Insiden dengan Marquez terjadi di tikungan ke-14. Rossi yang merasa Marquez mencoba menjauhkan diri­nya dari Lorenzo hilang kesabaran. Saat Rossi melambat di tikungan, kaki kirinya terlihat jelas menendang motor Marquez, yang membuat pemba­lap Spanyol tersebut terjatuh dan tidak bisa menyelesaikan lomba. (R-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz