Sabtu, 21 April 2018 | 19:36
19

Pantai Lasiana Harus Jadi Ancolnya Kupang

MIMPI Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dsparekraf) NTT untuk menjadikan Pantai Lasiana menjadi baik bakal terwujud tahun ini. Anggaran sebesar Rp 4,5 miliar dari APBD siap digelontorkan untuk membenahi Pantai Lasiana menjadi seperti Pantai Ancol di Jakarta. Demikian disampaikan Kepala Disparekraf NTT Marius Ardu Jelamu kepada VN, Selasa (28/4), saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.

 
Menurutnya, pembenahan Pantai Lasiana untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Kupang. “Ditargetkan untuk tahun ini akan dibangun restoran, bangun fasilitas yang layak di pantai, tambatan kapal-kapal, taman bermain anak-anak, tembok penahan gelombang, tambak untuk kapal-kapal.

 

Pantai itu dibuka untuk umum selama 24 jam, sehingga para pengunjung dapat mendatanginya kapan saja, untuk berolahraga, meeting, atau hanya untuk sekadar bersantai menikmati pemandangan sambil menikmati aneka kuliner yang ada,” jelasnya.

 
Dikatakannya, dana yang disediakan tersebut bisa untuk membenahi berbagai fasilitas di lahan Pantai Lasiana seluas tiga hektare lebih. Saat ini, menurutnya, paket pembenahan sedang ditenderkan. “Saya bermimpi Pantai Lasiana harus bisa menjadi ancolnya Kota Kupang, jika di Bali saja memikat para wisatawan, maka Kota Kupang juga harus seperti itu. Karena itu ke depan alokasi dana harus ditingkatkan, sehingga tender proyek pembenahan seperti yang sedang kita lakukan bisa menggapai mimpi kami,” ungkapnya.

 
Dia menambahkan, saat ini NTT bukan hanya sedang bersaing dengan Bali atau NTB, tetapi bersaing antarnegara, sehingga untuk itu, bukan hanya kesiapan saja yang akan ditampilkan tetapi kita harus juga melakukan pembagunan yang pesat, yang menarik banyak wisatawan, karena banyaknya wasatan akan menumbuhkan ekonomi NTT, dan tourism market harus ditingkatkan.

 
Diakuinya, yang menjadi kendala saat ini adalah pada tanah. Lahan yang ada terdapat dua pemilik, yaitu pemerintah dan juga warga setempat. “Namun, tidak menjadi masalah yang serius juga karena pemilik lahan membuka restoran yang bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi di sana,” tandasnya. (mg-05/C-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz