Jumat, 20 April 2018 | 16:53
selundupkan-2-ton-narkoba-pangeran-saudi-ditangkap (400 x 225)
Istimewa

Pangeran Saudi Ditahan di Beirut

SEORANG Pangeran Arab Saudi, kemarin, ditahan setelah petugas keamanan Bandara Beirut, Libanon, mendapati sang pange­ran membawa narkotika dan ­obat-obatan terlarang seberat 2 ton.

Selain pangeran tersebut, empat orang lainnya yang juga warga ‘Negeri Petro­dolar’ turut ditahan dalam kejadian tersebut.  Penangkapan itu merupakan kasus narkotika terbesar yang pernah diungkap dalam operasi narkoba di Bandara Beirut.

“Pangeran Abdel Mohsen Bin Walid Bin Abdulaziz dan empat orang lainnya ditangkap dengan dugaan menyelundupkan narkoba dengan jenis pil merek Captagon dan kokain seberat 2 ton,” ujar salah satu aparat keamanan.

Menurut pihak berwenang setempat, obat itu ditempatkan di dalam beberapa peti yang siap dibawa ke pesawat pribadi milik pangeran itu dengan tujuan Riyadh, Arab Saudi.

“Hingga saat ini, kelima warga Arab Saudi itu masih ditahan dan diinterogasi pihak bea dan cukai Libanon,” imbuh pihak berwenang Libanon.
Captagon merupakan merek pil amphetamine phenethylline, obat sintetis yang digunakan sebagai stimulan. Obat itu sangat digemari di Timur Tengah.

Anggota keluarga Ke­rajaan Arab Saudi kerap menghadapi masalah hukum di beberapa negara. September lalu, seorang Pangeran Arab Saudi lainnya ditangkap di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), seusai memaksa seorang perempuan untuk melakukan oral seks di Beverly Hills. Karena kurang bukti, sang pangeran pun bebas.

Pada 2013, seorang pangeran Arab Saudi dituduh memperbudak seorang perempuan Kenya yang dipekerjakannya sebagai pembantu rumah tangga di Los Angeles. (AFP/Pra/I-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz