Sabtu, 21 April 2018 | 19:18
1

NTT Waspada Terorisme

DUNIA tengah resah kala kemiskinan, peperangan, konflik dan terorisme meluas. Timur Tengah ambruk oleh kuatnya radikalisme. Amerika tengah memanas oleh konflik rasial. Afrika dan negara-negara ketiga tercekik oleh kemiskinan. Indonesia tengah dilanda problem narkoba dan terorisme. Negeri ini makin menjadi tempat yang nyaman bagi persemaian terorisme dan gerakan radikalisme lainnya.

 
NTT pun lagi dalam waspada penyebarannya. Penangkapan Syarifudin, teroris target pencarian aparat keamanan, di Manggarai Barat harus kita sikapi secara serius. Artinya, pelosok-pelosok NTT berpotensi bagi tumbuh suburnya gembong terorisme.

 

Tak terelakan pula bila tuding menuding menguat bersamaan kencangnya pengkotak-kotakan manusia berdasarkan suku, ras dan apalagi agama. Namun yang harus kita rontokan adalah potensi NTT jadi hunian nyaman bagi para teroris di mana NTB menjadi gerbang masuknya.

 

Terorisme berjejaring dan mengakar kuat hingga ke kampung-kampung. Karenanya, aparat keamanan dan intelijen daerah mesti segera bergegas mendeteksinya sedini mungkin. Pemerintah harus segera memeriksa secara menyeluruh dengan membangun komunikasi dan koordinasi mulai dari pemprov, pemkab/pemkot hingga ke aparat desa.

 

Lembaga-lembaga non-pemerintah pun wajib mengambil bagian seperti lembaga agama, LSM-LSM dan lain sebagainya. Semuanya wajib memberi perhatian serius atas persoalan ini. Jangan membiarkan semai-semai terorisme bertumbuh subur, baik dalam bentuk radikalisme agama maupun gerakan-gerakan ekstrem lainnya.

 

Masyarakat juga tidak boleh berpangku tangan dalam tindakan antisipasi tersebut. Antisipasi bermula dari keluarga masingmasing. Pastikan bila tiap-tiap keluarga mendidikan anggotanya untuk hidup dalam kekerabatan yang kuat tanpa peduli latar belakang agama, suku maupun ras. Karena itu menanggapi peluang berkembangnya terorisme di NTT, kita semua harus berpartisipasi penuh. Menghindari diri kita masing-masing dari gerakan radikalisme adalah jalan pertama.

 

Lalu secara kolektif kita memasang mata menangkal gerakan kejahatan kemanusiaan itu. Karena terorisme adalah gerakan jaringan maka penangkalan dan pemberantasannya pun harus melalui jaringan kemanusiaan dan jaringan sosial yang kuat. Mari kita memelihara keharmonisan di NTT yang telah mendarahdaging dan secara turun temurun terjagadengan baik. Terorisme itu musuh bersama dan mari melawannya!

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz