Kamis, 26 April 2018 | 23:38
Ilustrasi restoran McDonald's (Istimewa)
Ilustrasi restoran McDonald's (Istimewa)

Negara Ini Tak Izinkan Adanya Gerai McDonald’s

Sejak lama McDonald’s melakukan ekspansi besar-besaran ke berbagai negara. Tak heran kalau gerai makanan siap saji ini jadi yang terbesar di dunia. Namun tak semua negara menerima kehadiran McDonald’s.

Ada salah satu pemimpin negara yang secara terang-terangan menolak kehadirannya. Ada juga masyarakat setempat yang tak mau adanya gerai McDonald’s di daerah mereka. Alasannya cukup beragam. Ingin tahu negara mana saja yang menolak McDonald’s dan alasannya.

Kazakhstan
Pemerintah negara besar di Asia Tengah ini mengatakan “tidak” saat pihak McDonald’s ingin membuka gerainya. Alasan detailnya tak diketahui. Tetapi kabarnya, baru-baru ini di pusat perbelanjaan utama di negara tersebut akan ada gerai McDonald’s. Baik pihak pemerintah maupun McDonald’s belum mengonfirmasi hal ini. Kita lihat saja nanti.

Montenegro
Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, gerai McDonald’s dibuka di ibu kota Montenegro, Podgorica. Perkembangan bisnis McDonald’s sangat cepat di wilayah itu tapi tak berlangsung lama karena ditutup oleh pemerintah setempat. Sebuah laporan yang diterbitkan di Wina mengungkap kalau pemerintah Montenegro tidak ingin ada raksasa makanan cepat saji di sana, karena khawatir tentang kesehatan warganya.

Langkah penutupan kabarnya diambil juga untuk mendukung pengusaha makanan lokal. Namun laporan tersebut dibantah oleh pemerintah Montenegro dan hanya mengungkap kalau
“semua investor asing di negara kita tunduk pada perlakuan hukum yang sama seperti investor domestik.”

Bermuda
Pada 1999 McDonald’s mencoba untuk membangun restoran pertamanya di Bermuda, tetapi penduduk menolaknya dengan sangat keras. Menurut warga bahwa hukum setempat telah melarang adanya restoran waralaba di negara ini.

Macedonia
Selama 16 tahun McDonald’s berkembang di Macedonia. Namun kemudian pihak kantor pusat makanan cepat saji Eropa dan Macedonia yang menjalankan McDonald’s terlibat perselisihan sengit. Efeknya perjanjian dihentikan dan 7 gerai McDonald’s semuanya ditutup. Hingga saat ini tak ada McDonald’s di negara tersebut.

Korea Utara
Korea Utara memang negara yang berpegang teguh pada prinsip politik dan ekonominya, yang tak akan menerima waralaba apapun dari luar apalagi Amerika Serikat di negaranya. Ini termasuk gerai makanan McDonald’s yang tidak dapat melakukan bisnis di sana. Tapi kabarnya beberapa pemimpin Korea Utara yang penasaran seringkali terbang ke negara lain yang ada gerai McDonald’s hanya untuk mencicipinya.

// Sumber : beritasatu // The Daily Meal

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz