Jumat, 27 April 2018 | 08:38
Petenis Republik Ceko Lucie Safarova melepaskan pukulan saat menghadapi petenis Spanyol Garbine Muguruza
Istimewa

Muguruza Buka Peluang ke Semifinal

TAMPIL dalam kondisi bugar setelah beristirahat cukup panjang, petenis Spanyol Garbine Muguruza sukses mengawali penampilan perdana
di WTA Finals 2015 dengan kemenangan. Muguruza unggul 6-3, 7-6 (7-4) atas petenis Republik Ceko Lucie Safarova dalam penyisihan Grup
Putih di Singapore Sports Hub, Singapura, kemarin.

Kebugaran ditunjukkan Muguruza dengan servis terarah dan pukulan kuat yang sulit dikembalikan Safarova. Di set pertama yang hanya berlangsung 49 menit, petenis 22 tahun itu sukses membukukan 4 ace, sementara Safarova yang bisa membukukan 3 ace juga terlihat tidak konsisten dengan servisnya saat melakukan 4 kali kesalahan ganda (double fault).

Di set kedua, Safarova bisa me-ngontrol permainan di awal laga. Sayangnya, permainan cemerlangnya tidak berlangung lama kala Muguruza mampu memenangi tiga gim berturut-turut sebelum akhirnya memnangi pertandingan melalui fase tie-break. Kemenangan atas Safarova membuka jalan bagi Muguruza untuk ke semifinal.

“Ini merupakan pertandingan yang ketat dan pertama kalinya saya berhadapan dengan Safarova di partai tunggal sejak kekalahan di perempat final Prancis Terbuka. Kali ini saya hanya berpikir untuk bisa memenangi pertandingan ini. Saya berkonsentrasi penuh untuk bisa mengalahkannya,” kata Muguruza.

Di laga Grup Putih, petenis Jerman Angelique Kerber juga meraih kemenangan dan membuka jalan ke semifinal. Kerber menang dua set langsung
6-2, 7-6 (7-3) atas petenis Republik Ceko Petra Kvitova. Di sisi lain, petenis Spanyol David Ferrer sukses mengamankan tiket ke ajang ATP World Tout Finals yang akan berlangsung di O2 London, Inggris, bulan depan, setelah meraih gelar juara turnamen Erste Bank Open di Austria.

Di babak final, Ferrer mengalahkan Steve Johnson 4-6, 6-4, 7-5. Ferrer kini punya modal yang bagus menjelang penampilannya di London. Dari
lima kali menapaki partai final ATP musim kompetisi tahun ini, Ferrer selalu sukses mengonversinya menjadi gelar juara.

“Saya senang bisa kembali berlaga di final di Wina, terutama menjadi juara,” kata petenis 33 tahun itu. (WTATennis/AP/Gnr/R-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz