Jumat, 20 April 2018 | 17:05
24

Mayoritas Putra Daerah Jalani Parade

MAYORITAS dari 312 peserta seleksi penerimaan calon tamtama (Catam) oleh Korem 161/Wira Sakti adalah putra daerah. Para catam tersebut diseleksi dari 13 Kodim yang ada di Provinsi NTT.
Dari 312 Catam tersebut akan diseleksi hingga 120 Catam yang selanjutnya akan dikirim untuk mengikuti pendidikan di Resimen Induk Daerah Militer IX/Udayana Denpasar.

 

Para Catam tersebut akan mengikuti pendidikan selama delapan bulan.  Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen Achmad Yuliarto, Senin (6/4) menjelaskan, sidang parade penerimaan Catam tersebut dilaksanakan di Makorem 161/Wira Sakti. Animo masyarakat untuk menjadi prajurit TNI cukup tinggi. Terbukti, panitia seleksi menerima pendaftaran sebanyak 677 peserta.

 
Setelah dilakukan seleksi, kata Brigjen Achmad Yuliarto, dihasilkan 240 peserta. Selanjutnya akan diseleksi lagi hingga menjadi 120 orang. “Dalam menyeleksi, kami memprioritaskan putra daerah yang telah disaring oleh semua Koramil dari 13 Kodim. Para Catam yang terjaring merupakan putra daerah terbaik, namun semuanya harus menjalani seleksi untuk mendapatkan Catam yang dapat menjadi prajurit TNI-AD,” jelasnya.

 
Para Catam yang sudah lulus seleksi di tahapan sekarang ini, kata Brigjen Achmad Yuliarto, masih akan menjalani proses seleksi terkait tes psikis, akademik, maupun kesehatan jasmani mileter. “Kita mau menghasilkan putra NTT yang betul-betul siap menjadi prajurit TNI AD demi pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Brigjen Achmad Yuliarto.

 
Walaupun demikian, jelas Brigjen Achmad Yuliarto, ada 30 Catam yang berasal dari Medan, Jawa, Madura, dan Ambon. Hal itu membuktikan, bahwa menjadi prajurit TNI merupakan salah satu pilihan dari warga negara di berbagai daerah untuk pengabdian kepada bangsa ini.

 
Brigjen Achmad Yuliarto mengharapkan supaya para Catam yang nantinya  lolos seleksi, dapat mengikuti pendidikan dengan baik, dan senantiasa mengabdi kepada kesatuan maupun bangsa, negara, dan masyarakat. Sementara Catam belum berhasil, diharapkan tidak berputus asa dan bisa memanfaatkan kesempatan lain.

 
Pantauan VN, para Catam yang mengikuti sidang parade dibagi dalam empat rombongan. Dengan menggunakan celana pendek tanpa alas kaki, dan bertelanjang dada mereka senantiasa sabar dan menunggu giliran untuk dipanggil oleh panitia. Di dalam ruangan, panitia seleksi telah menunggu kehadiran para Catam. Sidang parade itu langsung dipantau Danrem Brigjen Achmad Yuliarto. (tia/R-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz