Jumat, 27 April 2018 | 08:57
Untitled-1 copy

Mahasiswa Protes Penempatan Sekretariat KPU

SEJUMLAH elemen mahasiswa Kabupaten Malaka yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) memprotes kebijakan pemerintah menempatkan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka di Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima.

 
Ketua Gemma Kefamenanu Elistrado Ikun Bria kepada VN, Kamis (23/4) mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan keinginan komponen mahasiswa kepada Dewan terkait Sekretariat KPU yang letaknya jauh dari Betun sebagai ibu kota Kabupaten Malaka.

 
Dalam dialog yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, kata Bria, Dewan berjanji akan menindaklanjuti dengan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah.  Untuk itu, dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Elistrado selaku Ketua GEMMA Kefamenanu, diminta supaya Pemkab Malaka segera memindahkan Sekretariat KPU ke pusat ibu kota Kabupaten Malaka.

 
“Segala tindakan yang berorientasi politik sampai penetapan DOB Malaka tidak menjadi busuk sebelum matang,” harapnya. Selain itu, Gemma meminta dengan tegas agar DPRD Kabupaten Malaka harus mengawasi oknum PNS Malaka yang turut berkampanye dan mendukung figur-figur tertentu. Kalau ditemukan, perlu ada sanksi tegas tanpa pandang bulu. Hal ini dilakukan supaya bisa menjaga netralitas PNS dalam Pilkada Malaka.

 
Ketua Fraksi Golkar Baltasar Manek mengatakan, Pilkada Malaka menandakan bahwa masyarakat sangat butuh seorang pemimpin ke depan. Dalam kaitan dengan itu, sukses tidaknya Pilkada sangat tergantung pada keinginan masyarakat untuk menjalankan demokrasi yang aman dan lancar.

 
Dikatakannya, KPU Provinsi NTT dan KPU Kabupaten Belu menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Malaka, karena sudah mempersiapkan Pilkada Malaka secara baik.
“Kabupaten Malaka siap menyelenggarakan Pilkada. Soal letak Sekretariat KPU yang diharapkan untuk dipindahkan ke pusat kota, itu hal teknis saja,” kata Balthasar dalam dialog, Rabu lalu.

 
Menurutnya, hal-hal yang lain sudah disiapkan yakni anggaran Pilkada sebesar Rp 15 miliar, Sekretariat KPU, dan penempatan personelnya.  Anggota Dewan asal Partai NasDem Yosef Ama Bere Seran mengatakan, Dewan sudah sampaikan kepada pemerintah. Pemerintah sudah sanggupi untuk memindahkan Sekretariat KPU ke Betun, setelah perayaan HUT Kabupaten Malaka.

 
Sementara itu, anggota KPU Provinsi Yosafat Koli dalam sambutannya pada kegiatan launching Pilkada pekan lalu mengeluhkan letak Sekretariat KPU tersebut.  Menurutnya, jarak Sekretariat KPU ke ibu kota kabupaten yang kurang lebih 20 kilometer, akan menghambat kerja KPU terutama hal teknis dan administratif. Meski demikian, Yosafat mengapresiasi Pemkab Malaka yang sudah siap menyelenggarakan Pilkada. (man/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz