Kamis, 26 April 2018 | 23:26
2

Mahasiswa PGRI Tewas Buang Diri ke Laut

ANTONIUS Estakius Metom (21), pemuda asal Besikama, Kabupaten Malaka, ditemukan telah menjadi mayat di sekitar pantai Hotel On The Rock, Kelurahan Pasir Panjang, Jumat (10/4) sekitar pukul 08.25 Wita. Posisi Antonius saat ditemukan tim SAR Kupang, sedang tersangkut karang dan terbenam di dalam laut. Jaraknya hanya sekitar lima meter dari bibir pantai dan tembok pembatas hotel.

 
Penemuan jasad mahasiswa Universitas PGRI NTT tersebut, cukup menyita perhatian warga sekitar. Maklum saja, sejak Kamis (9/4) tengah malam hingga Jumat dini hari, warga sekitar dibantu aparat Polres Kupang Kota dan Tim SAR Kupang terus mencari Antonius yang dengan sengaja menceburkan diri ke dalam laut sekitar pukul 21.30 Wita.

 
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang dengan mobil ambulans untuk dilakukan autopsi, dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan  Kepala Kantor SAR Kupang I Ketut Ardana kepada wartawan usai penemuan jasad tersebut menjelaskan, pihaknya kembali melakukan pencarian pada pagi harinya sekitar pukul 06.30 Wita dan akhirnya menemukan korban pada batas garis pasang surut di areal pantai Hotel On The Rock.

 
“Kami terjunkan 10 personel untuk melakukan pencarian dan akhirnya korban ditemukan dalam keadaan sudah kaku tenggelam. Korban menggunakan celana pendek biru dan baju bola AC Milan tersangkut karang,” jelasnya. Siska Muti, saudara sepupu korban kepada VN mengatakan, korban menderita penyakit ayan sejak lima tahun lalu. “Kalau penyakitnya sedang kambuh, dia biasa melakukan hal-hal aneh.

 

Dia lari dari rumah sekitar pukul 20.00 Wita. Kami kejar, tapi dia lari kencang,” ujar Siska. Isa Irano, penjual ikan di depan Hotel Aston mengisahkan, awalnya melihat korban berlari ke areal Hotel Aston, namun dilarang oleh sekuriti. “Saya lihat dia berjalan sambil menelepon seseorang. Dia ada omong kepada seseorang untuk meminta tolong karena pamannya yang tinggal di
Besikama sedang sakit keras,” ujar Isa.

 
Usai menelepon, korban langsung berlari ke arah laut tanpa mempedulikan orang di sekitarnya. “Saya dan beberapa warga curiga dan mengikuti dia. Tapi sudah terlambat karena dia sudah menceburkan diri ke laut. Kami cari-cari tapi tidak ketemu,” tambahnya.

 

Kasus ini adalah kasus bunuh diri kedua yang dilakukan mahasiswa Universitas PGRI. Kasus pertama terjadi pada Sabtu (16/11/2013), saat Yacob Duka (22), buang diri ke laut dari atas KMP Balibo dalam penyeberangan Kupang-

Alor. (tia/M-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz