Jumat, 27 April 2018 | 08:57
Untitled-1 copy

Lurah hanya Urus 7-T

MULAI tahun 2016, para lurah di Kota Kupang akan diberikan tugas khusus mengurusi 7-T, yaitu tertib penduduk, tertib administrasi, tertib sampah, tertib Kamtibmas, tertib sosial, tertib IMB, dan tertib pajak.  Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Kupang Herman Man kepada VN beberapa waktu lalu.

 
Menurutnya, dengan hanya mengurus 7-T, maka para lurah akan lebih fokus, dan terarah dalam pelaksanaan tugas-tugas di kelurahan. Dari 7-T tersebut, dirangkum menjadi tertib administrasi pemerintahan.

 
Dari situ, kata Herman, para lurah akan dinilai keberhasilannya, karena sudah ada alat ukur yakni keberhasilan mereka dalam melaksanakan 7-T tersebut. “Tapi itu baru wacana kita, nanti akan dibicarakan dan disempurnakan lagi sebelum dijabarkan,” katanya.

 
Sehingga, jika sudah dapat dilaksanakan 7-T yang dicanangkan itu, nantinya dapat mencapai tertib administrasi pemerintahan di kelurahan pada tahun 2017, dan saat Kota Kupang merayakan ulang tahun yang ke-20. “Itu inovasi baru kita, karena kita dituntut untuk terus berinovasi demi kemajuan Kota Kupang,” katanya.

 
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang Moses Mandala mendukung langkah Pemkot mengerucutkan tugas para lurah dalam 7-T yang direncanakan itu. Menurutnya, dengan lebih memfokuskan tugas pada tujuh tertib itu, para lurah akan lebih terarah dalam menjalankan tugas-tugasnya di kelurahan. Sehingga, gagal atau suksesnya mereka dalam melaksanakan tugas, sudah dapat dinilai menggunakan alat ukur 7-T tersebut.

 
Selain itu, 7-T yang digambarkan Wakil Wali Kota Kupang merupakan persoalan-persoalan mendasar yang selama ini masih sering terjadi di kelurahan. “Jadi kalau para lurah diarahkan fokus urus itu, saya yakin ke depan bisa capai tertib administrasi pemerintahan sebagaimana disampaikan Pak Wakil Wali Kota,” katanya.

 
Dengan alat ukur itu, lanjutnya, akan lebih memudahkan pimpinan dalam memberikan reward berupa promosi jabatan kepada para lurah. Sehingga, para lurah juga akan fokus melaksanakan tugas demi mencapai 7-T tersebut yang nantinya akan bermuara pada tertib administrasi pemerintahan. Karena, kalau di tingkat kelurahan sudah tertib administrasi, dengan sendirinya mendukung tertib administrasi di kecamatan, dan mendorong Pemerintah Kota Kupang mewujudkan tertib administrasi pemerintahan.

 
Senada dengan Mandala, anggota DPRD Kota lainnya Jabir Marola mengatakan, usulan yang disampaikan Wakil Wali Kota merupakan langkah cerdas dalam mempercepat proses pembangunan pemerintahan di Kota Kupang melalui tertib administrasi pemerintahan.

 
“Saya sangat mendukung apa yang disampaikan oleh Pak Wakil. Tentu saja, kesiapan sumber daya lurah harus diperhatikan, sehingga kualitas kelurahan betul-betul sesuai yang ditargetkan,” ujarnya.  (S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz