Jumat, 27 April 2018 | 08:59
22

Lika-Liku Ibu Penjual Kayu Api

TAMPANGNYA sederhana, sesederhana pekerjaannya. Namun, di balik pekerjaannya sebagai seorang penjual kayu api ada cerita menarik yang perlu menjadi pelajaran bagi kita. Di samping menjaga kayu apinya dibeli, Maria Konsulata menjual jasanya untuk menjadi pembantu rumah tangga di sekitar Pasar Kasih, Kelurahan Naikoten 1, Kota Kupang. Saat ditemui VN, Selasa (14/4), Maria menebarkan senyumannya menyambut kedatangan VN.

 
Dalam perbincangannya dengan VN, Maria menuturkan bahwa sehari-hari ia bekerja sebagai seorang penjual kayu api dan menjual jasa sebagai pembantu rumah tangga. Sementara suaminya hanya seorang pendorong gerobak di pasar itu.

 
Meski demikian, ia memiliki cita-cita luhur untuk memiliki tanah dan membangun rumah miliknya sendiri. Tidak heran, hasil penjualan kayu maupun gajinya sebagai pembantu rumah tangga ia tabung. “Saya tabung untuk bisa beli tanah dan membangun rumah sendiri. Saat ini saya dengan suami tinggal di kos-kosan, karena itu sambil menjaga kayu yang kami jual dibeli, saya jadi pembentu rumah tangga pada tuan kos kami,” ujar Maria.

 
Karena cita-citanya itulah, ia tetap menjalani dua pekerjaannya itu dengan tetap semangat sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita. “Sebelum jual kayu saya kerja sebagai pembantu rumah tangga,” ujarnya.

 
Ibu lima orang anak ini juga bercerita pula tentang pekerjaannya sebagai penjual kayu api. Kayu-kayu kering yang dijualnya didatangkan dari Tilong, Kabupaten Kupang dengan ongkos ditanggung penjual kayu kering kepadanya. “Saya beli dari mereka (masyarakat yang menjual kayu kepadanya) dengan harga Rp 2.000 per ikat. Saya jual kembali dengan harga Rp 2.500 per ikat. Biasaynya sekali beli mencapai 400 sampai 500 ikat,” ujarnya.

 
Meski tidak seberapa penghasilannya, ia tetap bersyukur. “Setiap hari biasanya kalau laku rata-rata Rp 20.000 sampai Rp 50.000. Ada juga yang bisa sampai Rp 500.000 sehari kalau ada yang memesannya untuk acara,” kenangnya. (rina laiskodat/C-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz