Jumat, 20 April 2018 | 17:01
Untitled-4 copy

Lamablawa Gantikan Bruno Demong

KURSI anggota Dewan Kabupaten Lembata yang ditinggal Lambertus Bruno Demong, yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba, 6 Januari 2015, akhirnya diisi Stanislaus Suban Lamablawa.

 
Lamablawa dikukuhkan menjadi anggota DPRD antarwaktu Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) melalui sidang paripurna istimewa DPRD Lembata, yang dilangsungkan, Senin (20/4).

 

Ketua DPRD Kabupaten Lembata Ferdinandus Koda dalam sambutanya mengatakan, momentum pengucapan sumpah janji pengganti antarwaktu anggota DPRD Kabupaten Lembata Periode 2014-2019 itu merupakan momentum reflektif untuk sejenak merefleksikan kembali arti penting kehadiran anggota DPRD sebagai wakil rakyat.

 
Momentum pergantian antarwaktu (PAW) tidak saja berarti penting bagi anggota Dewan baru Stanislaus Suban Lamablawa, tetapi memiliki makna yang sangat mendalam bagi segenap anggota DPRD Kabupaten Lembata. Sebab, kehadiran di lembaga DPRD karena suara rakyat, bukan karena diri sendiri. “Tanpa rakyat, kita bukanlah apa-apa.

 

Hendaknya kesadaran ini menjadi kesadaran moral kita, yang selalu menggema dalam seluruh derap dan denyut perjuangan kita sebagai anggota Dewan,” ujar Koda.
Ketua DPRD Lembata juga berpesan kepada anggota Dewan yang terhormat Stanislaus Suban Lamablawa agar bisa menjalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya.

 

Sebab, selain keberadaan anggota DPRD karena suara rakyat, juga karena kapasitas dan kualitas diri masing-masing pribadi anggota Dewan yang membuat masyarakat mempercayakan suaranya,” ungkapnya.

 
Ia menambahkan, kapasitas dan kualitas itu mencakup dua hal pokok, yakni kualitas intelektual dan kapasitas moral. Karena itu, ia berharap agar kualitas intelektual yang dimiliki harus dapat dipergunakan sebagai mana mestinya untuk dapat mengadvokasi kepentingan rakyat dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat, baik di dalam ruang sidang maupun di luar ruang sidang.

 

Sedangkan pada tataran kapasitas moral, kata dia, seorang anggota DPRD dituntut untuk menggunakan pendekatan hati nurani dalam melihat berbagai persoalan dan menunjukkan pribadi yang berintegritas di mata masyarakat.

 
Sementara anggota Dewan antarwaktu Stanislaus Suban Lamablawa mengatakan, dirinya akan berusaha menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat dengan sebaik-baiknya. “Saya juga meminta dukungan semua rekan anggota Dewan dan seluruh konstituen, agar kehadiran saya di lembaga DPRD dapat memberikan makna bagi rakyat yang saya wakili,” ujarnya singkat. (ten/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz