Kamis, 26 April 2018 | 23:28

Krisis Iklim Usaha di Rote Ndao

SALAH satu resep menuju kemajuan ekonomi adalah iklim usaha yang sehat. Sehat manakala investor merasa nyaman, diberi kepastian, transparansi, dan kejelasan hukum serta aturan. Sehat kala pemerintah sebagai pengambil kebijakan menampilkan integritas yang baik dan bisa dipercaya. Kepercayaan (trust) adalah isi resep tersebut.

 
Trust itu roh penggerak bagi terciptanya geliat usaha. Kehilangan trust berarti kehilangan peluang untuk maju. Inilah problem iklim usaha di Rote Ndao. Terendusnya praktik pungutan liar (pungli) pengurusan sertifikat tanah telah membunuh masa depan kabupaten tersebut. Sebuah penyakit yang siap mematikan kredibilitas daerah pariwisata itu.

 
Pegiat usaha pariwisata dibebani rasa ketidakpastian. Segala urusan diperumit bila tanpa uang pelicin. Dengannya beberapa investor merasa diperas oleh oknum-oknum yang berkepentingan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rote Ndao. Tabiat lama yang harus segera diberantas bila Rote Ndao tidak ingin jatuh ke dalam masa depan suram.

 
Praktik kotor administrasi itu harus dibersihkan. Ingat, krisis parah ekonomi Indonesia satu dekade yang lalu, salah satunya disebabkan oleh pungutan liar terhadap investor-investor. Mereka bukannya diberi jaminan kenyamanan dan kepastian investasi, selain pemerasan dan ketidakpastian masa depan. Alhasil, banyak yang gulung tikar dan akhirnya hengkang ke negara-negara yang bisa dipercaya.

 
Indonesia pun gigit jari dan akhirnya hancur. Rote Ndao tentu akan gigit jari pula bila Pemkab tidak segera mencampakkan penyakit ini. Ia menggali kuburnya sendiri bila kredibilitas Pemkab jatuh anjlok karena praktik kotor tersebut. Menyemai pungli sama artinya mengantar Rote Ndao pada malapetaka besar. Karenanya, Pemkab harus menjamin transparansi, kejelasan, dan kredibilitas.

 
Bagi usaha pariwisata pun demikian, harus dibangun iklim yang sehat dan bersih tanpa pungutan bodong dan liar. Mati hidupnya pariwisata Rote terletak pada pemerintahan yang bersih. Pekerjaan serius Pemkab saat ini adalah mengusut tuntas dugaan pungli tersebut. Selidiki pihak-pihak BPN yang terlibat dan segera meminta bukti-bukti dari para korban. Masa depan Rote Ndao ada pada trust.

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz