Jumat, 20 April 2018 | 17:02
01

Klasis Kota Kupang Bahas Balon Ketua Sinode GMIT

SELAIN mengevaluasi pelayanan selama tahun 2014, Sidang Klasis Kota Kupang yang dilaksanakan 7-9 April di Gereja Kemah Ibadat Airnona, juga akan membahas bakal calon (balon) ketua Sinode GMIT yang akan diusulkan pada Sidang Sinode GMIT di Rote, 13 April mendatang. Pembahasan khusus mengenai bakal calon ketua sinode ini akan dilakukan pada hari terakhir sidang.

 
Demikian disampaikan Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Pendeta Laazar de Haan di Gereja Kemah Ibadat, Senin (6/4). Pendeta Laazar menjelaskan, agenda lain dalam sidang yang akan diikuti 42 jemaat di Kota Kupang ini adalah penyusunan program kerja tahun 2105 dan rencana anggaran dan pendapatan belanja (RAPB) Klasis Kota Kupang.

 
Terkait pembahasan bakal calon ketua sinode, dia mengatakan, akan dilakukan pada hari terakhir dalam Sidang Istimewa Majelis Klasis Kota Kupang. “Sebelumnya sudah bentuk tim untuk
menjaring bakal calon ketua sinode, sehingga dalam sidang nanti hanya klarifikasi bakal calon,” terangnya. Dia menambahkan, sidang yang akan dibuka hari ini rencananya juga dihadiri oleh Ketua Sinode GMIT Pendeta Robert Litelnoni dan Wali Kota Kupang Jonas Salean.

 
Ketua Sidang Majelis Klasis Kota Kupang Anton Kerihi mengatakan, pihaknya telah bekerja usai pembentukan panitia pada 24 Agustus tahun lalu. Dari sisi kesiapan, kata Anton, pihaknya telah
siap, termasuk mempersiapkan ruang sidang. Sidang juga akan diwarnai dengan pameran buku-buku rohani dan benda-benada rohani lainnya.

 

Juga akan ada bazaar yang dilakukan oleh jemaat Kemah Ibadat. Selain itu, ada juga penjualan kain tenun atau barang-barang yang identik dengan budaya NTT. Anton menyebutkan, peserta sidang diperkirakan berjumlah 111 orang, terdiri dari majelis klasis harian dan Unit Pembantu Pelayanan (UPP) sebanyak 18 orang, ketua majelis jemaat se-Klasis Kota sebanyak 42 orang,
pendeta bukan ketua jemaat sebanyak 46 orang, dan lima orang undangan. “Itu yang hadir dalam sidang klasis.

 
Sedangkan dalam sidang istimewa majelis klasis ada tambahan 42 dari penatua, diaken, pengajar yang ikut menentukan bakal calon ketua sinode,” terangnya. Sudah Siap Ketua Majelis Jemaat Kemah Ibadat Airnona Pendeta Agustina Padak-Djawa Udju mengatakan, penetapan Jemaat Kemah Ibadat sebagai tuan rumah dilakukan pada sidang klasis sebelumnya di Gereja Talitakumi Pasir Panjang.

 

Awalnya, kata dia, pihaknya khawatir tidak dapat menyelenggarakan sidang tersebut. “Namun, setelah dilakukan persiapan, ternyata semuanya berjalan dengan lancar,” kata Pendeta Agustina.
Sebagai tuan dan nyonya rumah, menurut Pendeta Agustina, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan dan kini siap menyelenggarakan sidang. “Kami yakin sidang berjalan dengan baik.

 

Sudah ada sinergitas  antara gereja dengan pihak kelurahan dan telah siap sukseskan sidang,” imbuhnya. Wakil Ketua panitia Sidang Klasis Kota Kupang Yohanis Kalvin Lomi menambahkan, pihaknya berbangga menjadi tuang rumah karena kesempatan menjadi tuan rumah datang 40 tahun sekali. Pihaknya, lanjut Yohanis, juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari internal jemaat, dari luar jemaat, hingga pemerintah terutama Pemerintah Kelurahan Airnona. (R-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz