Jumat, 20 April 2018 | 16:58
16

KKP Siap Kembangkan Poltek Kelautan di Kupang

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) siap mengembangkan  Politeknik (Poltek) Kelautan dan Perikanan di kawasan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kupang di kawasan Bolok, Kupang Barat, untuk mendukung Poros Maritim yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

 

Poltek tersebut untuk menyiapkan SDM yang kompeten dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah di NTT.  Demikian dikatakan Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan KKP Mulyoto pada kegiatan panen rumput laut hasil praktik kerja teaching factory siswa, Selasa (7/4), di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Kupang.

 
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Poltek KP di Kupang itu, merupakan bagian dari pengembangan 10 Poltek KP di berbagai daerah di Indonesia secara bertahap. Ia menjelaskan, selama ini, telah dilakukan kajian dengan melihat berapa banyak sekolah menengah yang ada di NTT khususnya Kota Kupang sendiri. Dan hal ini, menurutnya, telah mendapat dukungan dari pemerintah provinsi dan daerah. “Target kami yang jelas adalah bagi anak-anak SMA, SMK yang ada di wilayah NTT ini,” tuturnya.

 
Selain satuan pendidikan SUPM Kupang, KKP juga akan mengembangkan pelatihan Instalasi Balai Pendidikan dan Pelatihan Kelautan Perikanan (BPPP) Banyuwangi di Kupang. Sesuai rencana, kata dia, pada 2015 akan dilakukan pelatihan garam industri di Kabupaten Nagakeo dan Kabupaten Kupang, pelatihan teknis perikanan di Kota Kupang, pelatihan perawatan mesin kapal ikan di Kota Kupang, Diklat dasar perikanan bagi aparatur nonperikanan di Kota Kupang, dan pelatihan di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP).

 
Selain pendidikan dan Pelatihan tersebut KKP juga sudah menyebarkan 468 orang penyuluh per tanggal 2 April yang tersebar di 21 kabupaten/kota di NTT. “Dengan diselenggarakannya pengembangan SDM melalui pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan diharapkan dapat mencetak SDM unggul yang andal dan profesional guna mendukung pembangunan di sektor kelautan dan perikanan untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di NTT dan masyarakat Indonesia bagian timur lainnya,” pungkasnya.

 
Bantu Nelayan Sumtim Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT Abraham Maulaka yang dihubungi VN, mengaku, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam kunjungan ke Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), KKP memberikan bantuan Rp 4,7 miliar untuk budidaya rumput laut dan pabrik chip kepada masyarakat Sumtim. Dana bantuan tersebut bersumber dari APBN guna mendukung kegiatan dalam bidang kelautan dan perikanan.

 
Menurut Maulaka, dana bantuan tersebut sebagai stimulan bagi masyarakat di wilayah itu agar mereka bisa meningkatkan produktivitasnya dalam kegiatan budidaya rumput laut dan pabrik pengolahan chip.

 
Kepala Bidang Penangkapan DKP NTT Ganef Wurgiyanto menambahkan ada agenda kunjungan Menteri Susi ke Kupang setelah berkunjung ke Sumba Timur. Namun, kunjungan ke Kupang mendadak batal karena ada rapat di Jakarta yang tidak bisa ditinggalkan Menteri Susi. (mi/C-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz