Jumat, 27 April 2018 | 08:59
4

Kenalkan Kebakaran kepada Anak

SEKOLAH Tunas Gloria Sikumana mendapatkan sosialisasi norma, standar, prosedur, dan manual pencegahan bahaya kebakaran dari Kantor Pemadam Kebakaran Kota Kupang. Sekitar 300 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA Tunas Gloria mengikuti kegiatan tersebut.

 
Kepala SMP Tunas Gloria Lastri Benufinit, kepada VN, Selasa (21/4), mengatakan, kegiatan pelatihan ini sangat baik diberikan kepada pelajar usia dini. Karena, bahaya kebakaran sangat rentan dialami oleh anak-anak. “Pelatihan pencegahan kebarakaran tentunya sangat berguna dalam perkembangan motorik anak dan mereka akan lebih cepat tanggap dan mengerti serta dapat menyelamatkan keluarga maupun tetangga terdekat saat bahaya kebakaran mengancam,” jelasnya.

 
Dia berharap, agar pasca pelatihan ini, anak-anak SD Gloria diharapkan dapat menjadi pelopor penyelamat dalam mencegah bahaya kebakaran. Ketua Yayasan Tunas Gloria Pdt Jimmy Mumu mengatakan, pihaknya berterima kasih karena selama ini sekolah Tunas Gloria tidak pernah mendapatkan sosialisasi apapun terkait pentingnya pencegahan kebakaran.

 
“Hal ini merupakan langkah maju bahwa sekalipun masih anak-anak yang mendapatkan sosialisasi tersebut namun akan efektif sebab pengetahuan tersebut akan dilanjutkan kepada orangtua, teman sebaya, maupun lingkungannya,” jelasnya.

 
Dia berharap, agar melalui sosialisasi tersebut, semua pihak dapat peduli dan mencegah bahaya kebakaran serta menjadi pelopor dalam penanggulangan bahaya kebakaran di wilayah Kota Kupang. Kepala Kantor Damkar Kota Kupang Agus Ririmasse mengatakan, kegiatan tersebut untuk stimulan pencegahan kebakaran dengan sasaran masyarakat Kota Kupang terlebih para pelajar yang harus tahu akan pentingnya pencegahan kebakaran.

 
Baginya, pengetahuaan ini sangat penting sebab bahaya kebakaran sangat rentan terjadi karena berbagai penyebab yang dianggap sepele di antaranya nyala api kompor, nyala api lilin saat pemadaman listrik, dan lain sebagainya.

 
Dia mengharapkan, dengan adanya sosialisasi ini akan menjadi edukasi dini kepada para pelajar dalam merespons kejadian kebakaran di lingkungannya. Menurutnya, dalam bulan Januari sampai Maret tahun 2015 sudah terjadi delapan kasus kebakaran dengan tingkat kerugian mencapai Rp 18 miliar. Sementara pada tahun 2013 tercatat kasus tertinggi sebanyak 73 kasus dengan total kerugian materil mencapai Rp 72 miliar dan korban jiwa lima orang.

 
Pantauan VN, kegiatan sosialisasi tersebut diawali dengan pengenalan peranan, tugas dan fungsi serta pentingnya mencegah kebakaran oleh Kepala Kantor Damkar Kota Kupang Agus Ririmasse.

 
Kemudian dilanjutkan sosialisasi potensi kebakaran, upaya pencegahan dan pelaksanaan teknis penyelamatan korban kebakaran baik secara teori maupun praktik oleh Kepala Seksi Pencegahan Damkar Kota Kupang Ridho Rubi Dara. (S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz