Minggu, 22 April 2018 | 18:22
66

Kades Bertanggung Jawab Berantas Judi

PARA kepala desa (Kades) diminta harus bertanggung jawab untuk memberantas segala bentuk perjudian. Tidak ada masyarakat miskin yang kaya karena judi. Malahan, segala bentuk perjudian akan menjadi sumber berbagai tindakan kriminal, seperti pencurian, kekerasan dalam rumah tangga, bahkan perkelahian antara sesama warga.

 
Demikian penekanan Kapolres Sikka AKBP Budi Hermawan melalui Kapolsek Kewapante Iptu I Made Kitug kepada VN, Kamis (9/4). Menurutnya, perjudian sangat marak di wilayah Kecamatan Kewa Pante dan Kangae. Sesuai arahan Kapolres Sikka, pihaknya menjadwalkan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

 
Menurutnya, perjudian sangat marak. Ada beberapa kepala keluarga yang membuat pernyataan di kantor polisi, apabila yang bersangkutan terlibat perjudian dalam bentuk apapun maka aparat polisi tidak akan toleransi lagi.

 
Menurutnya, sesuai informasi intelijen, banyak warga dengan sengaja mengiklaskan lahan atau pekarangan rumah untuk dijadikan arena judi putar, dadu regan, bola guling, kartu, dan sabung ayam dengan imbalan bayaran akan ditindak tegas.  “Dampak dari judi akan membuat orang berbuat kriminal seperti mencuri dan kekerasan dalam rumah tangga,” katanya.

 
Kapolsek juga beraharap agar masyarakat tidak menjadikan suasana duka untuk ligitimasi judi dengan alasan apapun. Di berbagai kesempatan di wilayah hukum Polsek Kewapante, dirinya slalu mengingatkan agar rumah duka jangan dijadikan arena judi.  “Orang mati tidak butuh uang lilin dari tukang judi. Orang mati itu harus didoakan agar diterima di sisi Tuhan,” ujar Kitug.

 
Pjs Kepala Desa Habi, Kecamatan Kangae Aloysius Siprianus mengatakan, akan mendukung sepenuhnya langkah yang telah diambil oleh pihak kepolisian untuk memproses secara hukum segala bentuk perjudian.  Hal tersebut, kata dia, untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang sering menularkan penyakit judi di tengah masyarakat.

 
“Saya selalu ingatkan jangan pernah main judi. Apabila ketahuan, maka saya sendiri yang akan melaporkan kepada aparat kepolisian untuk diproses sesuai hukum positif,” katanya.  Selain itu, tambah dia, selaku Pjs Kades, dirinya juga akan menjatuhkan sanksi secara adat budaya orang Habi, serta tidak akan mendapatkan apapun dari pemerintah termasuk kalau dia minta surat keterangan tidak mampu kalau ada keluarganya yang masuk rumah sakit. (R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz