Minggu, 22 April 2018 | 18:23

Kabid Bina Marga Bantah Pernyataan Sekdis

KEPALA Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Ovan Adu membantah pernyataan Sekretaris Dinas PU Agustinus M Mangiraja. Kepada VN, Senin (13/4), Adu mengakui ruas jalan di Lando Noa, Kecamatan Macang Pacar, yang dikerjakan tahun 2014 lalu sudah rusak. Namun, ruas jalan Hita Bari, Kecamatan Macang Pacar, dengan pagu dana Rp 1 miliar lebih belum pernah dikerjakan.
“Yang dijelaskan Pak Sekertaris tidak benar, dia tidak tahu apa-apa. Seharusnya dia konfirmasi ke saya, sebelum menyampaikan informasi ke wartawan untuk dipublikasikan,” kata Adu. Menurutnya, ruas jalan Lando Noa yang sudah rusak, masih dalam masa pemeliharaan, sehingga masih menjadi tanggungjawab kontraktor pelaksana memperbaikinya.

 
Ditambahkannya, dalam komunikasi dengan kontraktor CV Sinar Lembor Indah, kontraktor bersedia memperbaiki kerusakan yang terjadi. “Alat sudah dimobilisasi ke lokasi proyek, hari ini juga
akan mulai dikerjakan. Akibat pemberitaan media Rabu (8/4), seluruh jajaran Dinas PU grasagrusu,” katanya.

 
Sebelumnya, Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Mabar Agustinus M Mangiraja mengatakan, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang dikerjakan pada tahun 2014. Kerusakan paket jalan Hita Bari akibat cuaca dan kondisi alam yang sering longsor di areal tersebut. “Bukan rusak, hanya tanahnya yang turun akibat hujan.

 

Kita sudah perintahkan agar segera diperbaiki, karena masih dalam masa pemeliharaan,” kata dia. Anggota DPRD Mabar Marsel Jeramun meminta aparat penegak hukum segera menelusuri
proyek tersebut. Sebab, alasan hujan dan tanah turun sangat tidak masuk akal. “Sangat disayangkan, belum beberapa bulan sudah rusak.

 

Kuat dugaan ada spekulasi dalam melaksanakan proyek jalan itu. Selain itu, kurang pengawasan dari Dinas PU, dan kemungkinan juga, tidak melalui perencaan yang matang,” katanya. Paulus
Nen, salah satu warga yang melintasi jalan Lando Noa mengaku, jalan yang baru dikerjakan itu sudah rusak sekitar bulan Januari lalu. Sedangkan deker di Pumpungan Loha sudah dua kali jebol. (nan/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz