Sabtu, 21 April 2018 | 19:35
12

Jokowi Penuhi Panggilan DPR

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) sudah menyatakan kesediannya menemui Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Senin (6/4). Agenda utama dari pertemuan tersebut adalah mengenai calon Kapolri.

 
Pemanggilan Jokowi ke parlemen bukan tanpa alasan. Presiden Jokowi membatalkan pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan dan menunjuk Komjen Pol Badroddin Haiti sebagai calon kapolri.
Surat penunjukkan Badrodin telah disampaikan kepada DPR. Namun, DPR meminta Presiden dapat memberi penjelasan mengenai pembatalan pelantikan Budi Gunawan yang telah menyelesaikan proses politik dan disetujui parlemen menjadi Kapolri.

 
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil, Minggu (5/4) meminta kepada Pimpinan Dewan untuk dapat memastikan soliditas di tubuh kepolisian dari Presiden Jokowi. Selain itu ia berharap, ketika nantinya pencalonan Badrodin Haiti sudah berproses di Komisi III DPR RI dengan melakukan fit and proper test, tidak ada lagi kejadian serupa dengan apa yang terjadi pada Budi Gunawan beberapa waktu lalu.

 
Terpisah, anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan secara personal tidak ada masalah dengan sosok Badrodin Haiti yang menjadi calon Kapolri. Namun ia menambahkan pertemuan itu guna menghormati keputusan ketatanegaraan, sebab sebelumnya Budi Gunawan telah disetujui parlemen menjadi Kapolri lewat Rapat Paripurna.

 
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memastikan bahwa Presiden Jokowi akan menjelaskan soal calon Kapolri kepada DPR RI. Fahri mengatakan, pertemuan itu akan berlangsung pada pukul 10.30 Wib di tuang Pustakaloka Nusantara IV DPR RI.

 
Informasi yang dihimpun, setelah rapat Paripurna Selasa (7/4) mendatang, Tim Perwakilan Komisi Hukum akan mendatangi rumah Badrodin Haiti. Keesokan harinya, pada Rabu (8/4) mendatang Komisi Hukum akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan. Selanjutnya, pengambilan keputusan melalui paripurna akan dilakukan Kamis (10/4). (mi/R-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz