Jumat, 20 April 2018 | 17:06
09

Jokowi Diundang sebagai Kader PDIP

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) diundang untuk menghadiri Kongres IV PDIP yang berlangsung di Bali, 9-11 April. Dalam lembaga pemegang kekuasaan tertinggi di partai berlambang kepala banteng itu, Jokowi diundang selaku kader partai. “Jokowi diundang sebagai kader PDIP,” ujar anggota Steering Committee Kongres IV PDIP Ahmad Basarah di Kantor DPP PDIP di Jakarta, kemarin.

 
Menurut dia, kongres kali ini menjadi pengalaman pertama pelaksanaan kongres PDIP dengan kadernya ialah seorang presiden. Oleh karena itu, sambungnya, Jokowi juga bertanggung jawab terlibat dalam pelaksanaan kongres karena dia sebagai kader partai.

 
PDIP akan menggelar kongres di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Bali. Kongres tersebut akan dihadiri oleh sekitar 2.000 peserta. Selain itu, akan hadir sejumlah tamu undangan seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, pimpinan partai politik, dan pimpinan lembaga negara.

 
Basarah menekankan kongres itu akan mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP periode 2015-2020. Pengukuhan itu, jelas dia, juga pernah diusulkan Jokowi saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Semarang.

 
“Usulan Jokowi direspons seluruh utusan rakernas dan disambut aklamasi dan menjadi keputusan. Keputusan tersebut dibawa ke dalam setiap rapat partai,” tuturnya. Ia menyampaikan, dalam kongres tersebut, PDIP akan memperjelas posisi politik partainya, yakni tetap menjadi partai pemerintah.

 
“Kami partai pemerintah, bukan partainya pemerintah. PDIP harus punya mekanisme komunikasi dengan pemerintah soal kebijakan pemerintah,” tuturnya. Apalagi, lanjut Basarah, akhir-akhir ini hubungan pemerintah dengan PDIP terasa belum selaras.

 
“Dalam lima bulan terakhir, hubungan pemerintah dan partai pendukung dirasa belum klop. Mengawali memang tidak mudah. Maka dalam kongres ini akan kami kukuhkan. Di masa depan, Jokowi dan PDIP akan lebih solid,” tegas dia.

 
Ketidakklopan komunikasi itu, lanjut Basarah, membuat hubungan antara pemerintah dan PDIP tidak berjalan mulus. Sejumlah kritik justru dilontarkan kader partai terhadap Jokowi. “Kalau ada kritik dari internal PDIP, saya maklum karena kami sedang mencari bentuk,” sebut dia.

 

Wakil ketua umum Ketua Steering Committee Kongres IV PDIP Andreas Hugo Fereira juga memastikan, PDIP tidak mengenal posisi wakil ketua umum, kecuali, dia mengakui, jika Megawati Soekarnoputri mengingini menghidupkan posisi itu. Soalnya, sambung dia, Megawati yang akan dikukuhkan kembali memimpin PDIP memiliki hak sebagai mandataris kongres.(mi/R-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz