Minggu, 22 April 2018 | 18:20
03

Jelamu Dilantik Siang ini

KEKOSONGAN jabatan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) NTT terjawab hari ini, Rabu (1/4). Gubernur Frans Lebu Raya sudah menjatuhkan pilihannya atas tiga
nama yang dihasilkan Panitia Seleksi (Pansel) Kadis Parekraf. Sumber VN pada kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT, Selasa (31/3), mengungkapkan, siang ini, Gubernur melantik
Marius Jelamu sebagai Kadis Parekraf NTT.

 
Sumber mengakui, dilantiknya Marius Jelamu berkat sorotan media yang mengawal seluruh proses seleksi. Pansel menghasilkan tiga nama calon Kadis sesuai urutan rangking, yakni Marius
Jelamu (Karo Perekonomian), Barthol Badar (Karo Kesra), dan Djoni LAN Lulan (Kabid pada Kesbangpol dan Linmas NTT). “Sebenarnya Barthol Badar yang terpilih karena beliau pangkat lebih tinggi, IVC eselon IIb sementara Marius IVB eselon IIb, dan karena sorotan media sehingga Pak Gub pilih Marius,” katanya.

 
Dia menambahkan, pihak BKD sudah membuat dan membagikan undangan pelantikan kepada pihak-pihak terkait. Dengan dilantiknya Marius sebagai Kadis Parekraf, maka Karo Perekonomian lowong. Sejauh ini belum diketahui siapa yang mengisi jabatan tersebut. “Apakah masih dirangkap oleh Marius, kita belum tahu,” kata sumber. Anggota Pansel Ahmad Atang yang dikonfirmasi, semalam, mengatakan sudah mendapat undangan pelantikan Kadis Parekraf, hari ini pukul 13.00 Wita.

 

 

Namun, dia mengaku belum mengetahui siapa yang dilantik. “Tugas kami sebagai Pansel sudah selesai dengan merekomendasikan tiga nama untuk dipilih salah satu menjadi Kadis Parekraf. Itu kewenangan penuh Gubernur dan kami Pansel tentu berharap agar Gubernur memilih satu dari tiga nama itu, bukan yang lain. Saya sudah dapat undangan pelantikan,” jelasnya.

 
Ketua Himpunan Pramusisata (HPI) NTT Mesakh Toy mengapresiasi langkah pelantikan Kadis Parekraf NTT tersebut. “Inilah yang ditunggu-tunggu insan pariwisata NTT akan kehadiran Kadis
Parekraf definitif,” katanya. Mesakh menegaskan, siapa pun yang menjadi Kadis Parekraf, harus tetap menjalin kerja sama dengan seluruh stakeholder pariwisata, terutama para pelaku wisata. “Siapa pun jadi Kadis, membangun komunikasi, jaringan dan kerja sama adalah hal yang utama jika mau pariwisata kita di NTT maju,” katanya.

 
Mesakh lebih lanjut mengharapkan agar komunikasi dapat intens dilakukan dengan melibatkan semua pelaku pariwisata di NTT. Tujuannya agar dapat tercipta suasana dan kesamaan persepsi dalam membangun pariwisata di NTT. “Pelaku pariwisata harus dilibatkan, karena kami yang bersentuhan langsung dengan aset dan wisatawan yang datang ke NTT,” tandasnya. (mg-07/D-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz