Minggu, 22 April 2018 | 18:20
23

HNSI Kupang Dukung BPJS Nelayan

KETUA Himpunan Nelayan Seluruh (HNSI) Kota Kupang Maxi Ndun mengatakan mendukung program pemerintah untuk  meluncurkan Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bagi nelayan sebagai tenaga kerja informal menjadi peserta jaminan sosial.

 
“Kalau demi kenyamanan para nelayan tentu kami akan sangat mendukung rencana tersebut, namun harapannya jangan hanya diberikan bagi nelayan di Cilacap, tetapi juga untuk seluruh nelayan,” katanya, di Kupang, beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan, jika rencana pemerintah tersebut memang benar-benar akan dikeluarkan, maka secepatnya bisa segera dilaksanakan.

 
Namun, menurutnya, pemerintah perlu menyosialisasikan hal tersebut kepada para nelayan di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar bisa mengetahui apakah ada perbedaan khusus antara BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dengan yang lainnya.

 
Di samping itu, pihaknya juga akan berkonsultasi dengan para nelayan di Kupang untuk mencaritahu apakah ada pihak yang ingin bergabung dalam BPJS Ketenagaakerjaan atau tidak. “Terkadang iuran terlalu besar menjadi masalah bagi nelayan-nelayan di daerah kita ini, apalagi diwajibkan membayar iuran setiap bulannya,” tuturnya.

 
Ia menambahkan, terkait besaran iuran yang harus diberikan oleh para nelayan saat membayar, ia mengatakan pastinya setiap usaha memiliki timbal baliknya sehingga ada kewajiban yang harus dilakukan dan hak yang diharus diperoleh.

 
Namun, ia mengharapkan, iuran yang harus dikeluarkan tidak membebani nelayan Indonesia, khususnya bagi nelayan-nelayan di Kupang. “Tetapi jangan semua nelayan disamakan, sebab tidak semua nelayan bisa dikategorikan sebagai nelayan kecil,” tambahnya.

 
Maxi menambahkan bahwa pihaknya baru mengetahui rencana pemerintah mengeluarkan PP tentang Program BPJS Ketenagakerjaan khusus bagi para nelayan. Namun ia juga mengharapkan dengan program tersebut para nelayan bisa lebih diperhatikan, khususnya dalam hal keselamatan kerja.

 
Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai NasDem Jabir Marola mendukung rencana pemerintah memberi BPJS kepada nelayan. Ini menunjukkan bahwa pemerintah mulai memahami suk dan duka nelayan selama ini. “Sebagai orang yang bergelut di dunia nelayan, kami sangat mendukung apabila nelayan juga diberi BPJS. Kebijakan ini harus berlaku se Indonesia, bukan hanya berlaku di wilayah tertentu di Indonesia saja,” ujarnya.

 
Dia menyatakan, kalau konsep ini betul-betul dijalankan, maka nelaya Kota Kupang harus terdata dengan baik, sehigga program ini bisa diikuti para nelayan. “Kalau nelayan merasa ini penting, saya yakin banyak nelayan yang mau ikut. Untuk itu, sosialisasi harus gencar dilakukan terhadap nelayan, khususnya nelayan di Kota Kupang,” ujarnya. (mi/S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz