Sabtu, 21 April 2018 | 19:31
HAL REGIONAL 200415 MALAKA copy

Herman Nai Ulu Dinilai Berhasil

PENJABAT Bupati Malaka Herman Nai Ulu dinilai berhasil dalam mempersiapkan agenda-agenda daeran otonom baru (DOB) Malaka.  Seluruh agenda telah dilaksanakan, hingga yang terakhir penyediaan Sekretariat KPU dan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada), yang sudah dimulai, Sabtu akhir pekan lalu.

 
Gong pilkada sudah ditabuhkan dan sudah tentu Pilkada Malaka berlangsung tahun ini. Jadi tidak ada agenda DOB Malaka tersisa yang belum dilaksanakan. “Ini keberhasilan yang dicapai pak Herman dalam waktu dua tahun ini,” kata tokoh adat Kecamatan Malaka Barat Kornelis Muti Taruk kepada VN, Minggu (19/4).

 
Kornelis belum mengetahui soal akhir masa tugas Herman. Karena, belum ada kepastian informasi dari pemerintah pusat dan provinsi terkait masa tugas Penjabat Bupati Malaka saat ini. “Kita tunggu saja tanggal 22 April nanti. Bagaimana dengan sikap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” katanya.

 
Menurutnya, kinerja Herman membanggakan dan punya ‘warna’ meski peran dan anggaran masih terbatas. “Kita baru ada anggaran di tahun ini. Tetapi, lumayan pembangunan DOB Malaka, khususnya pembangunan di bidang kemasyarakatan. Ini karena beliau (Herman) turun langsung,” kata Kornelis.

 
Memang, lanjut Kornelis pembangunan fisik belum Nampak karena Malaka masih tergantung dengan kabupaten induk. Tetapi, juga sudah bisa dirasakan dengan beberapa kegiatan fisik seperti peningkatan jalan strategis nasional dan jalan-jalan kabupaten.

 
Secara pribadi, Kornelis menilai Herman sebagai seorang pemimpin yang rendah hati. Hal itu dapat dilihat dari kesederhanaannya dan tidak banyak bicara. Selain itu, Herman selalu memposisikan dirinya sebagai orang yang tenang untuk mendengarkan orang lain. “Tidak semua pemimpin punya gaya kepemimpinan seperti Herman,” katanya.
Pendapat lain disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Malaka Tengah Blasius Asuk.

 
Menurutnya, meski hanya dua tahun, Herman berhasil menyiapkan hampir semua kebutuhan yang diperlukan Kabupaten Malaka. “Beliau mulai dari nol. Ketika datang, hanya ditemani dengan supir,” katanya.

 
Blasius juga menghendaki supaya Herman ikut bertarung jika masa tugasnya tidak diperpanjang karena dinilai menjaga keharmonisan relasi sosial masyarakat. Dikatakan, hal tersebut menjadi keunggulan yang sudah ditunjukan dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan.

 
Sementara itu Penjabat Bupati Malaka, Herman Nai Ulu mengatakan hingga saat ini belum ada informasi terkait berakhirnya masa tugas. Beberapa agenda pemekaran sudah dilaksanakan dan akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. (R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz