Jumat, 20 April 2018 | 16:53
SONY DSC

Esthon Minta Pendukungnya Tenang

MENYIKAPI derasnya dukungan dari berbagai kalangan di Kota Kupang kepadanya untuk mau maju bertarung dalam Pilkada Wali Kota tahun 2007 mendatang, Esthon Foenay meminta kepada para pendukungnya untuk tetap tenang dan terus bekerja.

 
Esthon mengapresiasi semua dukungan sebagai bentuk penghargaan terhadap eksistensi dirinya dan partai. Namun, ia wajib minta restu  dari keluarga dan Dewan Pembina Partai Gerindra (Prabowo Subiyanto) karena ia adalah Ketua DPD Partai Gerindra NTT serta salah satu pendiri Partai Gerindra.

 
Permintaan tersebut dikemukakan Esthon Foenay menanggapi permintaan puluhan pendukung dari berbagai kelurahan di Kota Kupang yang atas inisiatif sendiri mendatangi Esthon di kantor DPD Gerindra NTT, Sabtu (18/4) siang.

 
“Setelah semua melihat raut wajah saya, apakah saya bersedia atau tidak. Semua pendukung mengatakan bersedia. “Tenang sa. Bapak ibu dong jang talalu kuatir, biar lambat asal selamat. Ko dia pung waktu ju masi lama,” ujar Esthon dengan dialeg Kupang yang kental usai mendengar pernyataan para perwakilan pemuda berbagai kelurahan di Kota Kupang dalam pertemuan tersebut.

 
Esthon kemudian meminta para pemuda untuk tetap menjaga kondisi aman di lingkungan masing-masing, karena Kota Kupang adalah barometer NTT yang berada di gerbang selatan NKRI yang harus mampu mepertahankan  kebhinekaan.
Dicintai Rakyat Disaksikan VN, seorang aktivis pemuda Bedy Roman mengatakan, warga Kota Kupang sangat membutuhkan sosok berkualitas dan dicintai rakyat dengan kapasitas dan integritas yang tinggi untuk memimpin Kota Kupang ke depan.

 
Lamani Ali, pemuda dari Kelapa Lima menambahkan, kedatangan mereka ingin mendegar langsung pernyataan dari mulut Esthon mau maju dalam Pilkada. “Untuk mempersatukan semua suku, ras, dan agama di Kota Kupang, kami hanya berharap pada Bapak Esthon. Dan kami berharap Bapak katakan secara resmi sehingga kami mulai kerja,” tegasnya.

 
Mohamad Hasyim, Mahasiswa Jurusan Tarbiah Semester IV UMK menambahkan, melihat problematika realitas di NTT, maka Esthon dianggap paling mampu menjembatani keberagaman itu. “Kami sangat yakin Bapak bisa melakukan ini,” tambahnya.

 
Nikodemus Imanuel Hailitik, pemuda Batuplat menyatakan dukungannya kepada Esthon dan siap bekerja untuk memenangkan Esthon mulai dari sekarang. “Kami siap pasang badan untuk Bapak Esthon,” ujarnya.

 
Yesaya Kobi dan Angky Laane warga kelapa lima menilai Esthon adalah figur lintas etnis yang jujur dan merakyat. “Kita siap buka jaring laba-laba. Kami akan mulai sosialisasi Bapak Esthon calon wali kota,” bebernya.

 
Sekretaris DPD Gerindra NTT Gabriel Abdi Kesuma Beri Bina yang mendampingi Esthon menucapkan terima kasih atas penghormatan yang diberikan para perwakilan pemuda tersebut.

 

“Kami sadar sepenuhnya bahwa Esthon bukan saja sepenuhnya milik orang Timor dan Partai Gerindra, tapi Esthon adalah milik semua etnis dan suku di NTT. Beliau (Esthon) adalah orang NTT yang saat ini menjadi roll modenya Partai Gerindra. Karena, setiap pidato pertemuan kader Gerindra se-Indonesia, nama beliau selalu diucap lima sampai enam kali oleh Pak Prabowo,” ungkapnya.

 
Ditambahkannya, setelah mendapat persetujuan keluarga, dan Esthon menyatakan maju, maka akan menjadi tugas berat bagi semua pendukung Esthon. “Karena kalau menang pasti kita ramai-ramai angkat kepala tapi kalau kalah pasti sakitnya tuh di sini,” kata Beri Bina sembari menunjuk dada bagian kirinya.

 
Untuk itu, ia berharap semua pendukung bersabar dan terus bekerja memperluas dukungan dengan cara-cara yang beretika agar selain kemenangan yang diperoleh, juga tetap dicintai rakyat. (M-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz