Jumat, 27 April 2018 | 08:44
FOTO HAL 17 SPORT 100415 ATLET SOINA copy

Empat Atlet NTT menuju Los Angeles

EMPAT atlet Special Olympic Indonesia (soina) asal Provinsi NTT yang akan berlaga di Special Olympic World Games 2015 di Los Angeles (LA)-Amerika Serikat, September mendatang, tengah memantapkan persiapan. Empat atlet tersebut akan bertanding di cabang olahraga futsal dan dua atletik.

 

Brusly Fernando Lekilawa dan Imanuel Liunesi akan bergabung dengan atlet lain dari daerah, sedangkan Oristo Asbanu (Kota Kupang) dan Yusmina Selan (TTS) turun di cabang atletik. Kepada VN di ruang kerjanya, Kamis (9/4), Kepala Sekolah SLB Asuhan Kasih Kupang Amini menjelaskan, dua pelari yang dipersiapkan adalah Oristo Asbanu
di nomor lari 200 meter putra dan Yusmina Selan di nomor lari 100 meter putri.

 
Untuk persiapan, Oristo Asbanu melakukan latihan rutin setiap sore di Stadion Oepoi dengan dipantau pelatih PPLP NTT Anton Fallo. “Yusmina karena berada di Soe maka latihan di lakukan di Soe. Kalau Brusly dan Imanuel setiap hari latihan di lapangan sekolah didampingi pelatih Wardoyo yang juga merupakan guru di SLB Asuhan Kasih,” ujarnya.

 
Amini juga mengatakan, pekan lalu dari Soina Pusat menelpon agar pihak sekolah segera mengirim ukuran celana, baju kaos, dan sepatu para atlet karena akan dilakukan pengadaan kostum para atlet. Permintaan tersebut telah di respons dan sudah dikirim.

 
Terkait dukungan, Amini mengatakan, karena anak-anak bertanding dalam rangka membela negara maka semua sarana disiapkan Pusat dan pihak sekolah tetap mendukung. “Tugas sekolah adalah sabar dan tekun dalam mendidik anak-anak sehingga bisa menghasilkan prestasi yang di harapkan oleh bangsa ini.

 

Sementara komunikasi dengan anak-anak tidak ada masalah,” tambahnya. Pelatih tim Soina NTT Marthen Leo mengatakan, dari dua cabang yang dipersiapkan, peluang lebih besar ada di cabang atletik karena Oristo Asbanu meraih medali emas di Makasar dengan catatan waktu 10,22 detik.

 
“Diperkirakann mereka akan berangkat dari Kupang bulan Agustus, karena sebelum bertolak ke LA, para atlet akan disatukan di Jakarta bersama perwakilan dari provinsi lain
untuk melakukan TC. Pelatihan di Jakarta kali ini hanya satu bulan berbeda dengan tahun sebelumnya para atlet ke Athena di persiapkan selama dua bulan di Jakarta.

 
Pelatih Futsal Wardoyo mengatakan, Brusly dan Imanuel dipersipakan dengan baik dan berlatih serius setiap hari di lapangan sekolah. “Mereka berlatih serius dan siap berangkat. Mohon doanya agar mereka sukses,” kata Wardoyo. Oristo Asbanu mewakili teman-temannya mengaku senang bisa mewakili Indonesia ke LA. Jika bukan karena prestasi, Oris dan teman-teman tidak bisa ke LA. Saat ini yang dilakukan hanyalah berlatih dan berdoa. (ari/M-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz