Senin, 23 April 2018 | 19:45
29

Dua Anggota DPR RI Baku Hantam

DALAM rapat kerja bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Komisi VII DPR RI terjadi kericuhan. Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Demokrat Mulyadi baku hantam dengan anggota dari Fraksi PPP Mustofa Assegaf. Mulyadi dikabarkan mengalami luka di pelipis.

 
Ketika ditanya terkait ada atau tidaknya sanksi perihal itu , Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan harus mengklarifikasi terlebih dahulu. “Nanti saya lihat, barusan pasti ada tata tertibnya. Harus diklarifikasi,” katanya ketika dihubungi, Rabu (8/4).

 
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPP sekaligus Juru Bicara dari Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani mengatakan, terlepas dari siapa yang salah dan benar, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian yang dilakukan oleh salah satu anggota fraksinya.

 
PPP mempersilahkan jika kejadian tersebut diproses oleh Mahkamah Kehormatan Dewan sesuai dengan kode etik. “Apapun sanksi yang dijatuhkan dari PPP pasti akan melaksanakannya,” kata dia. Pihaknya masih belum bisa menyimpulkan terkait sanksi dari fraksi. Hal itu diserahkan kepada MKD sehingga kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk menjelaskan duduk permasalahannya. Pasalnya, kejadian ini melibatkan dua anggota dari fraksi berbeda. Sehingga lebih baik diproses oleh MKD.

 
“PPP tidak bisa langsung menjatuhkan sanksi , ini kan melibatkan anggota dari Partai Demokrat. Harus mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak terlebih dahulu. PPP tidak kewenangan memanggil Mulyadi jadi lebih baik MKD,” katanya.

 

Sementara aktivis dan pemerhati parlemen dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus tindakan adu jotos dua anggota DPR tersebut tidak mencerminkan sebagai wakil rakyat yang terhormat.

 

Lucius menambahkan, aksi tidankan kekerasan sesama anggota DPR tidak diatur dalam kode etik yang dibuat oleh DPR sendiri. “Saya kira ini sangat memprihatinkan. Apa pun alasan mereka adu jotos sulit dicerna akal sehat. Bagaimana mungkin orang dengan jabatan setinggi anggota DPR menyelesaikan permasalahn dengan fisik,” ujar Lucius. (mi/R-2)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz