Jumat, 27 April 2018 | 08:53
13

Disparekraf Promosi Pariwisata lewat Aneka Lomba

DINAS Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTT menggelar lomba renang 2.000 meter, lomba tracking, dan lomba mancing internasional pada tahun 2015. Aneka kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan pariwisata NTT.  Demikian dikatakan Plt Kepala Disparekraf NTT Jehalu Andreas melalui releasenya kepada VN, Selasa (31/3).

 
Dia menjelaskan, lomba renang laut untuk putra sepanjang 2.000 meter dan untuk putri 1.500 meter akan memperebutkan total hadiah Rp 39 juta. Lomba tersebut, menurutnya, kerja sama Disparekraf NTT dengan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PBPRSI) untuk mempromosikan wisata bahari NTT.

 
“Kegiatannya digelar pada 11 September 2015 di Pantai Lasiana Kupang. Pendaftaran sudah dibuka sejak 12 Maret hingga 10 September mendatang. Tempat pendaftarannya di kantor Disparekraf NTT,” jelasnya.  Sementara lomba tracking, kata Jehalu, untuk menyukseskan Sail Flobamora 2015 dan mempromosikan potensi wisata alam NTT bekerja sama dengan Badan SAR Nasional.

 

“Untuk lomba tracking setiap regu terdiri dari delapan orang yang akan diselenggarakan pada Jumat, 31 Juli mendatang di Kabupaten Kupang. Pendaftarannya juga sudah dibuka sejak 12 Maret hingga 30 Juli nanti. Total hadiah yang disediakan panitia mencapai Rp 25 juta,” jelas Jehalu.

 
Sedangkan untuk lomba mancing internasional akan digelar pada Sabtu (24/10) sampai Minggu (25/10) di Dermaga Pol Air Bolok, Kabupaten Kupang. Untuk lomba tersebut, kata dia, Disparekraf bekerja sama dengan Pengurus Daerah Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia (Formasi). “Total hadiah yang disediakan panitia sebesar Rp 67,5 juta. Pendaftarannya sudah dibuka sejak 12 Maret sampai 23 Oktober mendatang,” ujarnya.

 
Praktisi pariwisata Rocky Pekudjawang meminta agar selain menggelar perlombaan untuk mempromosikan Pariwisata NTT, Pemprov NTT juga lebih selektif dalam menentukan orang yang tepat, dan berkualitas untuk menduduki jabatan di Disparekraf demi mewujudkan rancangan-rancangan yang sudah dilakukan untuk mempromosikan pariwisata NTT ke luar.

 
Sementara itu, terkait prmosi pariwisata NTT ke luar, kata Sekretaris Disparekraf NTT Welly Rohi Mone, Disparekraf saat ini sedang memfokuskan untuk mempromosikan Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat dan Danau Kelimutu di Kabupaten Ende.

 
Produk yang menjadi unggulan, menurutnya, sedang dirancang paket wisata. “Jadi kita promosikan Komodo dan Danau Kelimutu yang sudah mendunia sebagai objek utama, sambil menjual juga objek-objek wisata lain sebagai daya tarik pendukung.

 

Faktor pendukung lainnya akan dikombinasikan dengan hasil pengolahan produksi pertanian, perikanan, kehutanan, dan kebudayaan,” jelasnya tanpa merincikan paket-paket mana yang sudah dipromosikan secara maksimal. Dalam waktu dekat, kata dia, Disparekraf juga akan merenovasi fasilitas pendukung di Pantai Lasiana termasuk tembok penahan yang runtuh beberapa waktu lalu.  (*/cal/C-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz