Minggu, 22 April 2018 | 18:30
gambar-rumah-sakit-kartun

Direktur Baru RSUD Baru

PEMPROV NTT akhirnya meniupkan angin harapan ke RSUD WZ Johannes Kupang. Dahaga masyarakat akan pelayanan maksimal RSUD kiranya di depan mata. Satu langkah maju harapan itu dalam wujud seleksi direktur baru RSUD yang telah lama kosong. Tak disangkal, kekosongan itu cukup mengganggu kinerja pelayanan RS tersebut.

 
Tepat pula bila Pemprov segera menempatkan orang baru. Asa pun ada di pundaknya. Direktur baru dengan harapan citra RSUD jadi baru pula. Pelayanan baru yang maksimal, sanitasi yang baik dan penambahan sarana yang memadai. Apresiasi pun patut diberikan kepada Pemprov dan panitia seleksi dengan beberapa catatan.

 
Pertama, seleksi secara profesional. Proses seleksi itu steril dari kepentingan apapun, apalagi kepentingan politis. Orientasi seleksi itu fokus pada pembenahan RSUD yang tengah sekarat baik kepemimpinan, sistem, maupun manajemen pelayanan. RSUD perlu diselamatkan sebagai wujud menyelamatkan publik secara keseluruhan.

 
Kedua, seleksi orang yang tepat. Ia profesional; paham pelayanan kesehatan, mampu dan berniat memimpin RSUD dan siap memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Direktur yang tepat ditelurkan dari mekanisme seleksi yang tepat. Kiranya panitia seleksi sungguh menerapkan asas profesionalitas. Ketiga, publik menunggu hadirnya direktur penyelamat.

 
Ia memperbaiki citra buruk RSUD. Sistem diubah, manajemen dirombak, pelayanan diperbarui, dan parapelayannya dievaluasi secara menyeluruh. RSUD butuh pemimpin yang mampu menjawab masukan dan keresahan publik atas minimnya pelayanan.

 

Akhirnya, kita berharap agar pergantian direktur itu berakibat pada pembenahan RSUD menjadi lebih baik. Pamor buruk diubah menjadi pamor baik. Setumpuk masukan dan kritikan dari masyarakat selama ini mesti dipakai sebagai pemecut bagi direktur baru nantinya agar sungguh-sungguh hadir sebagai pembaru citra RSUD itu.

 
Beberapa kasus yang menimpa mesti dipakai sebagai cermin agar RSUD ditata ulang. Penataan itu ada di pundak direktur baru itu. Karena itu, direktur yang akan terpilih mesti sungguh-sungguh dia yang pikiran, hati, dan tangannya ada dan diberikan bagi RSUD. Ia berdedikasi tinggi dan sepenuh hati mengurus RSUD menjadi baru. Seleksi bersih melahirkan direktur bersih dan RSUD pun jadi baru.

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz