Sabtu, 21 April 2018 | 19:35
54

Dewan Kediri Belajar Penanganan Sampah

KOMISI C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Kupang. Dalam kunjungan kerja tersebit, Dewan Kota Kediri mempelajari permasalahan pendidikan, kesehatan, dan masalah penanganan sampah di Kota Kupang.

 
Dalam kunjungan kerja, Senin (27/4), rombongan Komisi C DPRD Kediri, Jawa Timur, dipimpin Ketua Komisi C Rezal Darmawan.  Kehadiran mereka diterima Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe dan Wakil Ketua Dewan Kota Christian Baitanu. Sebelum berdialog di ruang sidang utama Dewan Kota, rombongan terlebih dahulu diterima di ruang kerja Ketua Dewan.

 
Reza Darmawan, Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri mengatakan, kehadiran mereka di Kota Kupang untuk mempelajari pola penanganan kesehatan, pendidikan, dan persampahan. Menurutnya, Program Brigade Kupang Sehat (BKS) yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang merupakan program yang unik dan sangat bagus.

 

 
Sistem pelayanan kesehatan dengan langsung mendatangi masyarakat di rumah, kata Reza, merupakan sistem yang bagus yang akan diupayakan untuk diaplikasikan di Kota Kediri. Mengingat, dengan jangkauan yang luas di enam kecamatan, Kota Kupang dapat menerapkannya, maka akan lebih efektif lagi diterapkan di Kediri yang hanya empat kecamatan.

 
Masalah sampah juga sudah ditangani dengan baik dan ditata dengan rapi. Karena itu, Komisi C memandang perlu untuk mempelajarinya untuk diterapkan di sana. “Kami akan tiru program-program yang sangat baik seperti pelayanan kesehatan di rumah, dan masalah penanganan sampah,” kata Reza.

 
Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe di awal pertemuan terlebih dahulu menjelaskan kondisi dan karakteristik Kota Kupang dan DPRD. Dijelaskan, Dewan Kota terdiri atas 40 orang, delapan fraksi, yang terdiri dari tujuh fraksi murni, dan satu fraksi gabungan.

 
Dikatakannya, Kota Kupang merupakan pemekaran dari Kabupaten Kupang, dan merupakan ibu kota Provinsi NTT, meliputi enam kecamatan dan 51 kelurahan. Jumlah penduduknya sudah di atas 500 ribu jiwa sehingga jumlah anggota Dewan yang sebelumnya 30 orang ditambah menjadi 40 orang.

 
Kota Kupang, kata Loudoe juga merupakan kota dengan tingkat kerukunan yang terjaga dengan baik. Warganya yang datang dari berbagai suku, etnis, dan agama hidup rukun dan damai. Karena itu, banyak warga dari luar NTT yang betah tinggal di Kota Kupang.

 
Usai memperkenalkan para anggota Dewan, ia memberikan kesempatan kepada Kepala Dinas PPO Jerhans Ledoh, Kadis Kesehatan dr Ari Wijana Putra, dan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Obed Kadji memaparkan program dan kegiatan di dinas masing-masing. Acara kunjungan kerja ditutup dengan saling tukar cinderamata antara Ketua Komisi C Kota Kediri dan Ketua DPRD Kota Kupang. (S-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz