Jumat, 27 April 2018 | 08:37
Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Heri Wiranto (tengah) meninjau tapal batas RI-RDTL di Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, (600 x 450)
vn/berchmans nahak

Danrem Serukan Perketat Keamanan Perbatasan

Victory-News, KOMANDAN Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Heri Wiranto meminta keamanan di wilayah perbatasan diperketat.  Pernyataan Heri Wiranto mengajak semua lapisan masyarakat dan personel TNI-Polri, agar meningkatkan keamanan dan ketertiban jelang pilkada, disampaikan saat berkunjung ke Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka dalam rangka meninjau Program Budidaya Kelor di wilayah itu.

“Kondisi keamanan di perbatasan sudah cukup baik, karena unsur-unsur seperti Satgas Pamtas sudah melakukan tugas dengan baik. Sistem pelintasan batas dengan pembangunan pos lintas batas di Motain, Motamasin, dan Wini.

Selain itu, sudah disosialisasikan kepada rakyat supaya bisa taat aturan saat melintasi batas,” kata Heri Wiranto di lokasi budidaya kelor di Dusun Welasakar, Desa Litamali.

Dikatakan Danrem, perhatian kepada wilayah perbatasan tidak hanya merupakan tanggung jawab, melainkan semua pihak termasuk pemerintah dan masyarakat. Karena, wilayah perbatasan bukanlah merupakan wilayah terbelakang dari sebuah negara, akan tetapi wilayah terdepan atau etalase sebuah negara.

Itulah sebabnya, kata dia, pembangunan daerah perbatasan menjadi prioritas perhatian pemerintah. “Dalam waktu dekat, akan ada kunjungan Menkopolhukam untuk meresmikan Pos Lintas Batas Negara. Sedangkan Presiden Jokowi pun akan turun untuk meresmikan Waduk Rotiklot, Desa Ainiba, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu,” katanya.

Selain itu, kata Danrem, akan diberikan bantuan rumah layak huni kepada warga baru dan pembangunan sarana kesehatan seperti puskesmas, pelebaran dan peningkatan ruas jalan sabuk perbatasan sepanjang 47 kilometer. Kalau semua sudah dibangun, maka masyarakat di perbatasan akan nyaman dan bisa terlibat menjaga keamanan.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Malaka Petrus Bria Seran mengatakan, tentara tidak hanya bertugas untuk berperang dan menjaga perbatasan. Akan tetapi, sudah terlibat untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu merespons secara baik dan pemerintah juga siap memfasilitasi jika dibutuhkan.

Menurutnya, peran seperti itu sangat membanggakan, karena tentara sudah terlibat meningkatkan pendapatan masyarakat demi mencapai kesejahteraan. Karena itu, Petrus berharap supaya kelor terus dibudidayakan agar menjadi tanaman khas masyarakat Kabupaten Malaka.

Terpisah anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Malaka Yosep FX Un mengatakan, daerah perbatasan merupakan daerah transit yang memungkinkan berbagai masalah bisa terjadi seperti peredaran narkoba dan penyelundupan.

Dari pengalaman, kata Yosep, daerah-daerah perbatasan sangat rawan dengan peredaran narkoba yang dampaknya susulannya adalah penyebaran penyakit HIV/AIDS.

Ia menyarankan pemerintah memberi fokus perhatian bagi pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan untuk menimalisir narkoba dan HIV/AIDS. (R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz