Sabtu, 21 April 2018 | 19:34
FOTO HAL REGIONAL Brigjen TNI Achmad Yuliarto copy

Danrem Ajak Pemkab Kembangkan Kelor

KOMANDAN Resor Militer (Danrem) 161/Wira Sakti Brigjend TNI Achmad Yuliarto mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan budi daya kelor.
Hal tersebut disampaikan Achmad Yuliarto di ruang kerjanya, Rabu (15/4) saat pertemuan dengan DPRD Kabupaten Kupang dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kupang.
Pertemuan yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yosef Lede, anggota DPRD Adi Koroh dan Daud Ullu,

 

Kepala Dinas Pelayanan Pertanahan Kabupaten Kupang Markus Natonis, Kabag Hukum Sekab Kupang Eman Luik, Koordinator Poktan Raknamo Anselmus Djogo, Dandim 1604/Kupang, Letkol (inf) Subar, Kasi Log Korem Letkol (Cpl) Simon Kamlasi, dan Pasi Komsos Ster Mayor (Inf) Paulus Mbomba Djie tersebut, melahirkan kesepakatan untuk sama-sama bergandengan tangan mengembangkan kelor di Kabupaten Kupang.

 
Danrem mengatakan, mendunianya tanaman kelor saat ini, membuat banyak pihak terutama para investor berloma-lomba mencari pohon kelor. Selain memiliki kandungan gizi yang baik, kelor di wilayah Pulau Timor jauh lebih baik dari kelor di wilayah lain. Karena itu, pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat harus menjadikan Kabupaten Kupang sebagai Kabupaten Kelor.

 
Menurut Jenderal bintang satu itu, keinginan pihaknya mengembangkan tanaman kelor di wilayah Korem 161/Wira Sakti, sebagai langkah menstimulus masyarakat dari segi bisnis, serta upaya untuk memberdayakan masyarakat. “Jika masyarakat sambut program ini, kita beri apresiasi, tanaman itu ada nilai ekonomi, masyarakat harus komsumsi kelor karena gizinya bayak,” ungkapnya.

 
Ke depan, kata Danrem, akan diusahakan alat pengering kelor, sehingga masyarakat selesai panen, langsung dikeringkan menggunakan alat pengering.  Menanggapi masukan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yosef Lede mengatakan, Pemkab dan DPRD siap menyukseskan program kelor. Sebab, program ini sangat membantu masyarakat.

 
Lede menambahkan, Dewan akan terus mendorong pemerintah supaya mengembangkan tanaman kelor di Kabupaten Kupang.  “Dalam waktu dekat, kami usahakan alat berat ke Raknamo untuk membersihkan lahan yang sudah disiapkan masyarakat. Saya akan terus bangun koordinasi dengan Bupati untuk menyukseskan program ini, dan pasti diterima masyarakat,” ungkapnya.

 
Kepala Dinas Pelayanan Pertanahan Kabupaten Kupang Markus Natonis mengungkapkan, rencana itu tentu sangat direspons baik oleh pemerintah kabupaten Kupang.
Menurutnya, rencana besar ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kupang yakni paksa tanam, tanam paksa. (mg-04/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz