Kamis, 26 April 2018 | 23:34
Untitled-2 copy

Bupati Resmikan AMP Tunas Baru Abadi

PT Tunas Baru Abadi (TBA) dan PT Rote Ndao Permai siap memproduksi aspal untuk memenuhi kebutuhan material bagi pelaksanaan pekerjaan jalan di Kabupaten Rote Ndao. Hal tersebut ditandai dengan diresmikannya asphalt mixing plant (AMP) dan stoner crusher milik perusahaan itu, Rabu (22/4), di Dusun Kokondale, Desa Limakoli, Kecamatan Rote Tengah oleh Bupati Rote Ndao.

 
Menurut Direktur PT TBA Finus Fanggidae, pihaknya menginvestasikan lebih kurang Rp 25 miliar dalam rangka mendirikan perusahaan AMP dan stoner crusher. Modal kerja tersebut bersumber dari pinjaman pada Bank NTT dan Bank Danamon.

 
Dikatakan Fanggidae, rencananya mulai bulan Mei perusahan AMP dan stone crusher mulai berproduksi dengan menghasilkan 60 ton aspal atau AMP/jam. Sementara untuk stoner crusher bisa menghasilkan 180 kubik batu pecah/hari.

 
Menurutnya, dalam rangka memproduksi aspal dan batu pecah, perusahaannya akan memperkerjakan 200-an tenaga kerja, sementara khusus untuk AMP ada lima orang pekerja tetap di antara operator dan tenaga laboratorium. “Semua pekerja merupakan putra daerah Rote Ndao,” katanya.

 
Dikatakan Finus, ide awal pendirian perusahaan yang memproduksi aspal dan batu pecah tersebut mulai terbersit dalam pikirannya sekitar dua tahun silam. Dirinya sempat berbincang-bincang dengan mantan anggota DPR RI yang kini menjadi Menteri Perindustrian Saleh Husin.

 
“Pak Saleh mendorong agar saya bisa mendirikan usaha ini. Saya tentunya tidak bisa menanganinya sendiri sehingga saya meminta dukungan keluarga khususnya anak saya untuk membantu mengelola,” ujar Finus.

 
Menurut Finus, dirinya sangat berterima kasih atas dukungan Bank NTT dan Bank Danamon, serta Pemkab Rote Ndao melalui Bupati Haning sehingga dapat mewujudkan pendirian AMP dan stoner crusher.

 
Bupati Rote Ndao Leonard Haning pada kesempatan itu meminta kepada manajemen perusahaan agar dalam mengelola usahanya harus berdasarkan pendekatan manajemen modern bukannya manajemen keluarga.

 
Bupati Haning berharap, ke depan bisa ada juga pebisnis lainnya di Rote Ndao yang bisa mengikuti jejak dari Finus Fanggidae yang memulai usahanya dari tingkat paling bawah dan terus berkembang serta berhasil mendapatkan kepercayaan dari bank untuk pengembangan usaha.

 
Ketua DPRD Rote Ndao Insan Saudale mengatakan, DPRD sangat bangga dengan hadirnya perusahaan yang memproduksi aspal dan batu pecah milik putra Rote Ndao. “Dewan memberikan dukungan, karena dengan hadirnya perusahaan tersebut tentunya dapat memperlancar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao,” kata Saudale. (tho/R-3)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz