Sabtu, 21 April 2018 | 19:20
54

Bunuh Istri Lantaran Cas HP

HANYA karena masalah sepele, yakni kabel cas (charge) HP (hand phone) putus, Oce Ibrahim Kase (32) naik pitam dan menganiaya istrinya, Sarloce Kep Kole (30) sampai tewas di tempat. Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (9/4) sekitar pukul 15.00 Wita di kediaman mereka di RT 19/RW 04, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

 
Informasi yang dihimpun VN, menyebutkan, pasangan suami isteri asal Kabupaten TTS itu sering bertengkar, meski hanya dipicu masalah sepele. Kemarin, awalnya, Oce bersama anak semata wayangnya, Yani Kase (6), bermain HP dan memegang cas HP.

 

Entah apa sebabnya, kabel cas HP putus. Korban marah dan menuding Charles Kase, adik dari suaminya, yang memutus kabel cas HP itu. Charles membantah. Oce dan korban kemudian terlibat
pertengkaran. Oce naik pitam dan menganiaya korban dengan meninjunya pada wajah. Korban terjatuh dan masih sempat memeluk kaki suaminya, namun tidak digubris.

 
“Waktu dia pukul, korban duduk dekat tembok rumah sehingga kepalanya terbentur di tembok,” kata Veronika, kakak ipar korban. Ia melanjutkan bahwa korban yang tidak tahan dianiaya,
menangis dan meminta ampun sambil berlutut memeluk kaki suaminya namun suaminya tidak menghiraukan sambil terus melakukan penganiayaan hingga korban tak berdaya.

 
Menurut dia, usai memukul korban, Oce meminta tetangga melihat kondisi korban yang tidak bergerak. Para tetangga berdatangan dan meraba nadi korban, namun tidak ada tanda-tanda kehidupan. Meski demikian, warga tetap membawa korban ke RSUD SK Lerik untuk diperiksa. Diduga, korban sudah meninggal dunia sebelum dibawa ke rumah sakit. Pantauan VN saat korban disemayamkan di RSUD SK Lerik, mata kanan korban terlibat bengkak membiru.

 

Sogas, pemilik kos, tempat suami-istri itu tinggal, mengatakan, pasangan suami isteri itu sudah lama kos di rumahnya. Mereka sering bertengkar. “Masalah sepele saja bisa menjadi besar dan bisa menjadi pemicu pelaku pukul istrinya,” tutur Sogas. Bahkan, katanya, sudah beberapa kali keributan pasangan suami isteri itu harus diselesaikan di ketua RT setempat.

 
“Dia (Oce) sudah sering aniaya isterinya, tetangga sudah sering tegur dia,” katanya. Usai kejadian tersebut, aparat Polsekta Kelapa Lima langsung mengamankan Oce. Pria itu terlihat trauma karena tidak menyangka aksi kekerasan yang dilakukannya berujung pada kematian sang istri.

 
Kanit Reskrim Polsekta Kelapa Lima Gigih Andri Putranto membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, korban sempat dibawa ke RSUD Sk Lerik, namun pihak dokter menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. Dia menambahkan, tersangka Oce dijerat dengan ancaman pidana kekerasan dalam rumah tangga, juga pasal 351 ayat (3) KUHP yakni penganiayaan yang menyebabkan matinya orang dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (tia/mg-04/D-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz