Sabtu, 21 April 2018 | 19:29
AKBP Jules Abast Kabid Humas Polda NTT
Istimewa

AS Diterbangkan ke Jakarta

Victory-News, ANGGOTA Komisi V DPR NTT dari Fraksi Gerindra AS (37), ternyata secara diam-diam telah diterbangkan ke Jakarta pada Sabtu (24/10) pagi oleh Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTT.

AS diterbangkan menggunakan penerbangan pesawat Batik Air pukul 06.00 Wita dan didampingi langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Kumbul KS didampingi Wadir AKBP Hotlan Damanik.

“Penyidik yang dipimpin langsung oleh Diresnarkoba didampingi Wadir dan empat orang anggota telah membawa AS ke Jakarta untuk keperluan pendalaman kasus,” ungkap Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abast kepada VN Senin (26/10) siang.

Polda NTT batal melakukan gelar kasus penangkapan narkoba yang melibatkan tersangka oknum anggota DPRD NTT yakni AS dengan alasan bahwa pihak Ditresnarkoba masih melakukan pengembangan terhadap AS. Demikian diungkapkan  Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abast kepada VN Senin (26/10).

“Saat ini pihak penyidik yang dipimpin langsung oleh Dir Reserse Narkoba Kombes Pol Kumbul KS didampingi Wadir AKBP Hotlan Damanik dan empat orang anggota telah membawa AS ke Jakarta untuk mendalami kasus tersebut,” jelasnya.

Menjawab VN terkait tujuan membawa AS ke Jakarta, AKBP Julest mengaku AS dibawa ke Jakarta karena penyidik ingin mengembangkan jaringan yang mengelilingi AS. “Kami berharap agar jaringan AS dapat segera terungkap sehingga dapat menjawab semua pertanyaan publik terkait keterlibatan anggota Dewan tersebut dengan narkotika,” tambahnya.

Untuk diketahui, AS ditangkap di salah salah satu kamar hotel di Kupang, Jumat (23/10) siang. Dia bersama seorang wanita dan keduanya diduga “pesta sabu-sabu” di kamar hotel.

Polisi yang melakukan penggeledahan menemukan aluminium foil, satu paket sabu di kantong kiri dan di dompet tersangka, satu pipet di kantong kanan, dan satu bong alat hisap di bawah tempat tidur.

Lapor ke DPP
Terpisah, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT yang juga Wakil Ketua DPRD NTT Gabriel Beribina mengatakan, Ketua DPD Gerindra Provinsi NTT Esthon Foenay sudah berangkat ke Jakarta dalam satu urusan Partai Gerindra, akan sekaligus menyampaikan kasus AS kepada DPP untuk mendapat petunjuk lebih lanjut.

“Pak Esthon selaku Ketua Gerindra Provinsi juga sudah bertemu Dir Narkoba dan Wakapolda NTT untuk mendapatkan berita resmi terkait penangkapan AS yang sedang membawa narkoba. Dan hal itu secara partai kita sudah menyampaikan secara lisan kepada DPP dan Ketua Umum Gerindra di Jakarta,” katanya.

Secara lembaga DPRD NTT, lanjutnya, pimpinan Dewan sudah meminta Badan Kehormatan (BK) untuk segera melakukan pembahasan mulai sekarang. Oleh karena itu, baik DPRD dan secara khusus Fraksi Gerindra mendorong polisi untuk segera mengungkap kasus tersebut agar mendapat kepastian hukum bagi AS.

Terkait sanksi kepada AS, ia mengatakan, berdasarkan undang-undang, apabila seorang anggota DPRD tersandung masalah hukum maka akan diganti. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan polisi dan BK DPRD NTT akan menjadi rujukan bagi Partai Gerindra untuk memproses AS. (tia/nus/M-1)

Baca Juga :

Komentar Anda

avatar

wpDiscuz